- tvOne - wawan sugiarto
Lemkapi Menilai Adanya Komitmen Polri dalam Menindak Tegas Pelaku Karhutla
Jakarta, tvonenews.com- Lembaga kajian strategis kepolisian indonesia (Lemkapi) menilai kalau kepolisian indonesia memiliki komitmen besar dalam mengusut kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan menyampaikan kalau Polri punya sikap tegas dalam menindak pelaku kasus kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
"Saya melihat Polri punya peran penting untuk tangani karhutla di berbagai wilayah. Polri berusaha memadamkan api bersama instansi terkait, TNI dan juga masyarakat. Kemudian, Polri juga memproses pelaku karhutla yang terlibat pembakaran," jelas Edi.
- Antara
Lebih lanjut, Edi berharap agar Polri menindak tegas korporasi yang terbukti bersalah dalam kasus karhutla, termasuk korporasi asing bila terbukti bersalah.
Menurutnya, karhutla telah menyebabkan kerugian negara yang besar serta membuat masyarakat menderita. Dia menunggu langkah tegas Kepolisian Indonesia.
"Kita minta agar semua pihak korporasi yang terbukti bersalah harus diberikan sanksi tegas dan hukuman berat, termasuk pimpinan korporasi asing yang ada di Indonesia bila terbukti harus dihukum berat," sambungnya, dikutip dari antara, Rabu (21/10/2026).
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyebut adanya keterlibatan pihak asing dalam kasus karhutla.
Suyudi mengatakan kalau pihaknya, masih mendalami dan memilah pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Menurut mantan Kepala BNN itu, keterlibatan pihak asing menjadi salah satu aspek yang tengah ditelusuri dalam proses penyidikan kasus karhutla.
"Ini ada keterlibatan pihak asing ya, ada keterlibatan pihak asing. Namun, karena ini masih dalam proses penyidikan dan ini sedang kita pilah-pilah, mana yang terlibat pihak asing atau mana yang bukan pihak asing," ujar Suyudi.
Sejauh ini, Suyudi belum mengumumkan pihak-pihak mana saja yang terlibat. Atau menjelaskan secara merinci identitas pihak yang terlibat.
"jelas, saya sampaikan dalam kesempatan ini bahwa ada keterlibatan pihak asing. Ada negara tetangga," tuturnya.
Sementara untuk penetapan tersangka saat ini, kata Suyudi masih mengumpulkan alat bukti untuk menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.(klw)