Trump Dukung Netanyahu di Pemilu Israel, JD Vance Ogah Ikut Campur
tvOnenews.com - Wakil Presiden amerika serikat Jd vance memilih tidak mengambil posisi dalam kontestasi politik israel, meskipun Presiden donald trump secara terbuka mendukung Perdana Menteri benjamin netanyahu.
Sikap Vance tersebut memperlihatkan perbedaan pendekatan di antara dua pemimpin pemerintahan Amerika Serikat dalam menyikapi pemilihan umum di negara sekutunya itu.
Dalam wawancara dengan jurnalis Mark Halperin pada Senin (19/10/2026), Vance menegaskan bahwa perhatiannya saat ini tertuju pada dinamika politik dalam negeri Amerika Serikat, khususnya pemilihan paruh waktu atau midterm elections.
Ia menyatakan ingin mendukung para kandidat di negaranya sendiri ketimbang terlibat dalam persaingan politik Israel.
Pilihan tersebut berbeda dengan Trump, yang menyampaikan dukungan terbuka kepada Netanyahu menjelang pemungutan suara di Israel.
Trump selama ini menempatkan hubungan dengan Netanyahu sebagai bagian penting dari kemitraan AS dan Israel. Dukungan itu juga menjadi sorotan di tengah upaya Netanyahu mempertahankan posisinya dalam politik domestik Israel.
Meski memiliki pandangan berbeda mengenai keterlibatan dalam pemilu Israel, sikap Vance tidak otomatis menandakan adanya perselisihan terbuka dengan Trump. Pernyataannya lebih menekankan keengganan untuk ikut menentukan pilihan politik di negara lain.
Perbedaan pendekatan tersebut menjadi perhatian karena keduanya berada dalam satu pemerintahan, tetapi memilih cara berbeda dalam merespons persaingan politik di Israel.
Bagi Netanyahu, dukungan dari Trump menjadi salah satu perkembangan yang mendapat perhatian menjelang pemilu. Sementara itu, keputusan Vance untuk tidak memberikan dukungan menunjukkan bahwa sikap politik terhadap sekutu tidak selalu harus disampaikan dengan cara yang sama oleh seluruh pejabat pemerintahan AS. (abs)