- Laman Resmi
Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan setiap hari, termasuk akhir pekan. Personel dibagi ke dalam dua sesi, yakni pagi dan sore, dengan sekitar 60 petugas pada setiap sesi.
Sementara itu, di Jakarta Barat, kegiatan sosialisasi Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung di sejumlah persimpangan dan pusat aktivitas masyarakat. Lokasinya meliputi Traffic Light Slipi, Grogol, Tomang, Cengkareng, hingga Terminal Bus Kalideres.
Di luar titik kegiatan tersebut, beberapa ruas jalan protokol dan persimpangan besar di Jakarta juga kerap menjadi perhatian pengawasan lalu lintas. Kawasan seperti Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, Gatot Subroto, dan HR Rasuna Said perlu menjadi perhatian pengendara, terutama ketika melintasi persimpangan atau area yang dilengkapi kamera ETLE.
Meski demikian, tidak ada dasar untuk menganggap seluruh lokasi tersebut sebagai titik razia tetap setiap hari. Penempatan petugas dan pola pengawasan dapat menyesuaikan kondisi lalu lintas serta pemetaan kerawanan di lapangan.
Mengapa Pengendara Perlu Memahami Aturan, Bukan Sekadar Menghindari Razia?
Operasi lalu lintas tidak semestinya dipahami hanya sebagai kegiatan untuk menghindari tilang. Sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran justru berkaitan langsung dengan risiko kecelakaan. Menggunakan ponsel saat mengemudi, menerobos lampu merah, atau melawan arus dapat mengurangi kemampuan pengendara merespons situasi di jalan.
Kepatuhan juga perlu dimulai dari kebiasaan sederhana. Pengendara sepeda motor harus menggunakan helm berstandar SNI dan memastikan tali pengikat terpasang dengan benar. Pengemudi mobil perlu mengenakan sabuk pengaman, menjaga kecepatan, serta tidak menggunakan telepon genggam selama kendaraan berjalan.
Di sisi lain, kualitas pelayanan kepolisian juga menjadi bagian dari pelaksanaan operasi. Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Turmudi menegaskan bahwa peningkatan kualitas Operasi Patuh 2026 tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan di jalan raya.
“Tingkatkan kegiatan Operasi Patuh secara menyeluruh, tidak hanya pada kegiatan operasional di lapangan. Peningkatan kualitas pelayanan juga agar dilaksanakan pada pelayanan administrasi dan Regident Lantas, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan humanis,” ujar Kombes Pol Turmudi, melansir dari laman resmi, Jumat (30//10).