News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Catat 10 Pelanggaran yang Jadi Sasaran Polisi hingga 8 November

Operasi Patuh 2026 berlangsung pada 26 Oktober–8 November. Kenali 10 sasaran pelanggaran lalu lintas agar perjalanan lebih aman dan terhindar dari risiko kecelakaan
Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:55 WIB
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Catat 10 Pelanggaran yang Jadi Sasaran Polisi hingga 8 November
Sumber :
  • Humas Polri

tvOnenews.com - Ketertiban di jalan raya tidak hanya ditentukan oleh kelancaran arus kendaraan, tetapi juga oleh kepatuhan setiap pengendara terhadap aturan. 

Kebiasaan menerobos lampu merah, menggunakan ponsel saat mengemudi, atau mengabaikan perlengkapan keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mendorong perubahan perilaku tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Patuh 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

Operasi yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026 ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali memeriksa kebiasaan berkendara, kelengkapan dokumen, serta kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. 

Penindakan difokuskan pada pelanggaran yang terlihat secara langsung dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), kegiatan tersebut dilaksanakan antara lain melalui Operasi Patuh Rinjani 2026 oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram.

Lantas, pelanggaran apa saja yang menjadi sasaran petugas selama Operasi Patuh 2026? Sejumlah perilaku yang perlu diperhatikan meliputi tidak memakai helm atau sabuk keselamatan, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melawan arus, hingga melanggar rambu dan marka jalan. 

Pengendara juga diminta memperhatikan batas kecepatan, penggunaan pelat nomor, jumlah penumpang sepeda motor, serta aturan parkir. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Catat 10 Pelanggaran yang Menjadi Sasaran Operasi Patuh 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Operasi Patuh Rinjani 2026, Satlantas Polresta Mataram menyoroti sejumlah pelanggaran lalu lintas yang perlu dihindari pengendara. Berikut 10 sasaran yang perlu diperhatikan selama operasi berlangsung:

1. Tidak menggunakan sabuk keselamatan. Pengemudi dan penumpang mobil perlu memakai sabuk keselamatan untuk mengurangi risiko cedera ketika terjadi kecelakaan.
2. Menggunakan ponsel saat berkendara. Aktivitas ini dapat mengalihkan perhatian dan mengurangi kemampuan pengendara merespons kondisi jalan.
3. Melanggar marka atau rambu lalu lintas. Marka dan rambu menjadi panduan untuk menjaga keteraturan serta mencegah konflik antarkendaraan.
4. Menerobos lampu merah. Tindakan ini meningkatkan risiko tabrakan, terutama di persimpangan.
5. Melebihi batas kecepatan. Kecepatan yang tidak sesuai kondisi jalan membuat pengendara lebih sulit mengendalikan kendaraan ketika menghadapi situasi darurat.
6. Melawan arus lalu lintas. Berkendara berlawanan arah membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
7. Tidak menggunakan helm bagi pengendara atau penumpang sepeda motor. Pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sesuai ketentuan, termasuk standar SNI.
8. Berboncengan lebih dari satu orang menggunakan sepeda motor. Jumlah penumpang yang tidak sesuai ketentuan dapat memengaruhi keseimbangan dan keselamatan kendaraan.
9. Menggunakan pelat nomor yang tidak sesuai ketentuan. Identitas kendaraan harus menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor yang sah dan sesuai aturan.
10. Memarkirkan kendaraan tidak sesuai aturan, termasuk di trotoar. Parkir sembarangan dapat mengganggu arus lalu lintas dan mengambil ruang yang seharusnya digunakan pejalan kaki.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Kabar Baik! Karhutla di Jambi Menurun, Kemenhut Perkuat  Patroli Cegah Kebakaran Kembali

Kabar Baik! Karhutla di Jambi Menurun, Kemenhut Perkuat Patroli Cegah Kebakaran Kembali

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus menjadi sorotan. Dibalik itu juga ada kabar penurun titik api atau hotspot di berbagai daerah.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil Perdana di Tier C

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil Perdana di Tier C

Timnas Indonesia U-15 sendiri finis di peringkat tiga klasemen Grup G Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Rabu 28 Oktober: Ada Perang Saudara Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Rabu 28 Oktober: Ada Perang Saudara Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana ada tiga bintang Timnas Voli Indonesia akan unjuk gigi. Rivan Nurmulki melawan Boy Arnez sedangkan Farhan Halim akan unjuk gigi hari ini.
Aliansi BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui

Aliansi BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui

Aksi unjuk rasa digelar aliansi BEM UI di Bundaran HI hari ini Rabu 28 Oktober 2026, pengguna jalan bisa menggunakan jalur alternatif untuk hindari kepadatan.
Pemimpin Partai Arab Kecam Pernyataan Netanyahu sebagai Taktik Bersifat Rasis saat Pemilu Israel Berlangsung

Pemimpin Partai Arab Kecam Pernyataan Netanyahu sebagai Taktik Bersifat Rasis saat Pemilu Israel Berlangsung

Benjamin Netanyahu mendapat sorotan di tengah Pemilu Israel 2026 berlangsung pada Selasa (27/10/2026). Sebab ada pernyataan yang dinilai 'rasis'.

Trending

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jakarta diprediksi mengalami kepadatan arus lalu lintas pada Rabu (28/10). 
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung mengambil langkah sigap merespons dugaan keracunan makanan yang menimpa 481 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. 
Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam membenahi akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. 
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Selengkapnya

Viral