news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

- DPN PERADI PROFESIONAL resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah..
Sumber :
  • Istimewa

Perkuat Kualitas Advokat, Peradi Profesional Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah

DPN PERADI PROFESIONAL resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah (Fordek FH dan Ketua STIH PTM) se-Indonesia. 
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - DPN PERADI PROFESIONAL resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah (Fordek FH dan Ketua STIH PTM) se-Indonesia. 

Penandatanganan nota kesepahaman yang melibatkan 43 perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah ini berlangsung di Prime UMY Hotel Convention & Dormitory, Yogyakarta, Sabtu (31/10).

Mewakili Ketua Umum Prof. Harris Arthur Hedar yang berhalangan hadir, Sekretaris Jenderal Prof. Yuhelson menyampaikan komitmen organisasi untuk meningkatkan mutu pendidikan profesi hukum. 

Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, Harris menekankan pentingnya tiga pondasi dalam pendidikan advokat, yakni penguasaan ilmu, kecakapan praktik, dan integritas.

“Kualitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh baiknya peraturan, tetapi juga oleh kualitas orang yang menjalankannya. Karena itu, pendidikan advokat tidak cukup mengajarkan hukum dan keterampilan beracara. Pendidikan advokat harus membentuk keberanian moral, kejujuran, dan tanggung jawab terhadap keadilan,” ujar Harris dalam naskah sambutannya.

Harris menegaskan bahwa kerja sama ini harus membuahkan hasil nyata, bukan sekadar simbolis. 

Ia berharap kolaborasi ini berfokus pada kurikulum yang relevan, pengajar kompeten, serta penanaman etika yang kuat guna membangun kepercayaan publik. 

“Saya menghendaki kerja sama ini menghasilkan langkah nyata. Ukuran keberhasilannya bukan banyaknya kegiatan atau jumlah peserta semata, melainkan kualitas lulusan dan kepercayaan masyarakat terhadap profesi advokat. Kita harus membentuk advokat yang cakap membela hak, tetapi tidak mengabaikan hati nurani dan kehormatan profesinya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Harris mengingatkan bahwa integritas adalah harga mati bagi seorang advokat. 

“Advokat yang baik bukan hanya yang mampu memenangkan perkara, melainkan yang tetap memegang teguh hukum dan etika ketika menghadapi tekanan kepentingan. Kecerdasan hukum harus berjalan bersama integritas. Itulah arah pendidikan profesi yang ingin kami bangun,” ujarnya.

Menanggapi kolaborasi ini, Ketua Fordek FH dan Ketua STIH PTM, Dr. Faisal, menyambut baik sinergi antara dunia kampus dan praktisi. 

Menurutnya, langkah ini krusial untuk mencetak lulusan hukum yang siap terjun ke masyarakat dengan moralitas yang terjaga. 

“Kerja sama ini merupakan bentuk konkret penguatan hubungan antara praktisi hukum dan dunia kampus untuk mewujudkan advokat yang beretika, bermutu, dan berkarakter,” ujar Faisal.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Yuhelson memastikan bahwa PERADI PROFESIONAL akan mengawal implementasi kerja sama ini secara konsisten, mulai dari peningkatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) hingga pembinaan etika yang berkelanjutan.

“Kerja sama ini harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta pendidikan, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pada akhirnya masyarakat pencari keadilan. Standar mutu pendidikan dan pembinaan etika harus menjadi perhatian bersama,” pungkas Yuhelson.

Agenda tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi DPN PERADI PROFESIONAL, termasuk Wakil Ketua Umum Shalih Mangara Sitompul, Megawati Prabowo, Sukriyanto, serta Wakil Sekretaris Jenderal Aldi Rizki Khoiruddin dan Oni Wastoni. 

Sinergi ini diharapkan menjadi babak baru dalam upaya menciptakan kader advokat yang memegang teguh semboyan “Bermutu, Beretika, Berkarakter.” (dpi)


 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral