news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang Umumkan Mundur dari Polri Lewat Instagram.
Sumber :
  • Instagram @netty_diana

Siapa AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian? Kabag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang Umumkan Mundur Lewat Instagram

AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian mengumumkan pengunduran diri dari Polri melalui Instagram. Simak profil, riwayat pendidikan, perjalanan karier, hingga sederet penghargaan yang pernah diraihnya.
Minggu, 1 November 2026 - 09:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian menjadi sorotan publik setelah dirinya mengumumkan pengunduran diri dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Perwira menengah yang terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kabag Renmin) Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu menyampaikan keputusannya melalui akun Instagram pribadinya, @netty_diana, pada Sabtu (31/10/2026).

Dalam unggahan tersebut, Netty menyatakan telah mengajukan permohonan pengakhiran masa dinas aktif terhitung sejak 1 September 2026.

Ia menegaskan bahwa keputusan itu diambil atas kesadaran dan kemauannya sendiri setelah melalui pertimbangan yang matang.

"Permohonan ini saya ajukan setelah melalui pertimbangan yang matang dan dengan kesadaran serta kemauan saya sendiri. Keputusan ini bukan karena adanya paksaan atau tekanan dari pihak mana pun," tulis Netty dalam unggahannya.

Keputusan meninggalkan institusi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya itu turut disertai pesan mengenai prinsip, harga diri, dan hati nurani.

Ia mengungkapkan bahwa mempertahankan nilai yang diyakininya menjadi pertimbangan penting dalam mengambil keputusan tersebut.

"Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani," tegasnya.

Netty juga menyampaikan bahwa pengunduran dirinya bukan disebabkan oleh hilangnya keberanian. Menurut dia, keputusan tersebut justru diambil agar prinsip yang selama ini dipegang tidak harus dikorbankan.

"Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini," lanjutnya.

Pernyataan tersebut kemudian ditutup dengan pesan bahwa jabatan dan seragam bukanlah sesuatu yang lebih berharga daripada harga diri serta hati nurani.

"Seragam bisa ditanggalkan, jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan. Saya memilih mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan prinsip. Sebab pengabdian sejati bukan sekadar tentang di mana kita berdiri, melainkan tentang nilai apa yang tetap kita pertahankan," pungkas Dr. Netty Rosdiana Siagian.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral