- Tangkapan layar instagram
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!
tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan penumpang MRT Jakarta ditegur dua petugas keamanan karena kedapatan minum di dalam kereta mendadak menjadi perbincangan di media sosial.
Rekaman tersebut memancing perhatian warganet, terutama karena sebagian pengguna transportasi umum mungkin belum memahami secara menyeluruh aturan yang berlaku selama berada di lingkungan MRT.
Video itu diunggah akun Instagram @lbj_jakarta pada Sabtu (31/10/2026) pagi. Dalam rekaman tersebut, dua petugas terlihat menghampiri seorang penumpang yang sedang membawa minuman. Petugas kemudian mengingatkannya agar mematuhi ketentuan yang berlaku di dalam kereta.
Pengunggah video bahkan memberikan komentar, "The fact is that securities did the great job" atau yang berarti petugas keamanan sebenarnya telah menjalankan tugas dengan baik.
Peristiwa tersebut kemudian memunculkan pertanyaan sederhana: apakah penumpang memang tidak diperbolehkan minum di dalam MRT Jakarta?
Bagaimana dengan makanan atau minuman yang dibawa dari luar? Ternyata, larangan tersebut bukan sekadar imbauan situasional, melainkan bagian dari tata tertib yang harus dipatuhi seluruh pengguna jasa MRT Jakarta.
Mengapa Penumpang MRT Jakarta Dilarang Makan dan Minum?
PT MRT Jakarta (Perseroda) menegaskan bahwa penumpang dilarang makan dan minum di area berbayar stasiun maupun di dalam kereta Ratangga. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh pengguna jasa, bukan hanya pada kondisi tertentu atau ketika petugas sedang melakukan pemeriksaan.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban bersama.
"MRT Jakarta memberlakukan larangan makan dan minum di area berbayar stasiun dan di dalam kereta Ratangga untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban bersama," kata Rendy, dilansir Antara.
Dengan demikian, larangan tidak hanya berlaku ketika kereta sedang berjalan. Area berbayar stasiun juga termasuk wilayah yang harus dipatuhi ketentuan tersebut.
Kebijakan ini berkaitan dengan karakter transportasi publik yang digunakan banyak orang secara bergantian. Sisa makanan, tumpahan minuman, hingga sampah kemasan berpotensi mengotori fasilitas dan mengganggu kenyamanan penumpang lain.
Sebagai fasilitas umum, MRT membutuhkan partisipasi pengguna untuk menjaga kebersihan. Ketika satu orang meninggalkan sampah atau menumpahkan minuman, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga penumpang berikutnya dan petugas yang bertanggung jawab merawat fasilitas.