news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi menginterogasi para pengguna sabu-sabu di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (19/12)..
Sumber :
  • Antara

Polda Metro Petakan Masalah Kampung Boncos, Ingin Ubah Stigma Sarang Narkoba Jadi Kampung Bersinar

Polda Metro melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkova, di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu -
Rabu, 4 November 2026 - 14:50 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Polda Metro melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan kampung narkoba, di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026), untuk mencari akar permasalahan sosial di kampung tersebut.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Adex Yudiswan mengatakan, hal ini dilakukan sesuai instruksi dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang ingin membersihkan kampung narkoba menjadi Kampung Bersinar,

“Kapolri menginstruksikan transformasi kampung yang dikenal sebagai lokasi rawan peredaran narkoba menjadi "Kampung Bersinar" atau Bersih Narkoba. Program ini tidak hanya menyasar permukaan, tetapi akar permasalahan sosial di kampung tersebut,” kata Adex, kepada wartawan, Rabu (5/11/2026).

Polisi Menggerebek kampung Boncos, Jakarta Barat dan tangkap enam pelaku kasus narkotika.
Sumber :
  • Dokumentasi Polres Metro Jakarta Barat

Lebih lanjut, Adex menyebutkan bahwa stigma penjualan dan penggunaan narkoba di sejumlah kampung hanya merupakan puncak gunung es dari persoalan yang lebih mendasar yang tidak muncul ke permukaan.

"Stigma penjualan dan penggunaan narkoba itu kan hanya puncak gunung es. Sejatinya, ada permasalahan mendasar di bawahnya yang tidak muncul ke permukaan,” ujar Adex.

Kemudian Adex menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, Polri saat ini tengah mengkaji berbagai solusi komprehensif, mulai dari rekayasa lingkungan seperti penerapan one gate system, pengawasan ekstra, hingga pelatihan kerja bagi warga setempat.

“Inilah yang sedang kita cari tahu. Apakah kita membutuhkan rekayasa lingkungan (seperti one gate system), pengawasan ekstra, pelatihan kerja, atau hal lainnya? Kita tidak hanya ingin melihat puncak gunung esnya saja, tapi menggali ke akar permasalahannya,” jelas Adex.

Sementara itu, Adex menegaskan, program Kampung Bersinar bukan sekadar seremonial.

Pihaknya akan melakukan evaluasi secara terukur setelah kebijakan diambil, termasuk dengan menghadirkan kembali seluruh pejabat dalam forum evaluasi tiga bulanan.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Adex Yudiswan.
Sumber :
  • Istimewa

“Dan ini bukan sekadar seremonial. Nanti teman-teman media bisa mengukur sendiri. Setelah rapat pemecahan masalah dilakukan dan kebijakan diambil, kita akan evaluasi. Apakah keputusannya benar-benar dijalankan atau tidak? Nanti setelah tiga bulan, kita akan hadirkan lagi semua pejabat dalam satu forum untuk dievaluasi perubahannya,” ujarnya.

Selain itu, Adex juga menerangkan, pihaknya akan memutus rantai trademark kampung narkoba. Warga dari luar yang datang tanpa tujuan jelas ke kampung tersebut akan dilakukan tes urine.

"Jangan sampai trademark itu bertahan dan orang-orang dari luar terus datang ke sini. Nanti kita akan buat sistem satu pintu. Orang luar yang datang ke sini tanpa tujuan jelas, akan kita tes urine," ucap Adex.

“Kita akan melakukan penerapan one gate system. Tujuannya agar orang luar tidak berani lagi datang ke sini untuk mencari narkoba. Tapi, penerapan one gate system ini tentu butuh persetujuan dan legitimasi dari warga setempat,” sambungnya.

Jenderal Polisi Bintang Dua ini memastikan kehadiran pemerintah dalam program ini bersifat nyata dan berkelanjutan.

Kapolda, Kapolri, dan Presiden ingin memastikan problem solving yang dilakukan benar-benar memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.

"Betul. Ini bukan hanya seremonial. Kapolda, Kapolri, dan Presiden memastikan kehadiran pemerintah itu wujudnya nyata, problem solving-nya nyata, serta kebutuhan dan harapan masyarakat benar-benar dipenuhi," tuturnya. (ars/amr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral