news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026)..
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didorong untuk mengambil peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan sains, riset, dan teknologi hilirisasi.
Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB
Reporter:
Editor :

“Jangan sampai ilmu pengetahuan berkembang tanpa bimbingan nilai dan tanggung jawab. Kemampuan yang besar dapat membawa akibat yang merusak apabila digunakan dengan cara yang salah,” pesannya.

Sejalan dengan pesan Menag, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno menyebut OASE sebagai ruang untuk mewujudkan integrasi ilmu agama dan sains melalui kemampuan serta karya mahasiswa.

Ia berharap pembinaan talenta di lingkungan PTKIN mampu melahirkan ilmuwan Muslim generasi baru yang memiliki kedalaman pemahaman agama sekaligus kecakapan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“OASE mencita-citakan lahirnya Ibnu Sina-Ibnu Sina baru, Ibnu Rusyd-Ibnu Rusyd baru,” ungkap Suyitno.

Ia menjelaskan, OASE pertama kali diselenggarakan secara daring di Aceh pada 2021 kemudian berlanjut di Jakarta pada 2023. Penyelenggaraan ketiga yang dilangsungkan di Yogyakarta menjadi kelanjutan upaya memperkuat kompetisi sekaligus pembinaan talenta mahasiswa PTKIN dalam bidang agama, sains, dan riset.

Suyitno juga mengapresiasi UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumah yang memiliki capaian dalam pemeringkatan perguruan tinggi internasional, termasuk Times Higher Education World University Rankings 2026.

Selain itu, ia mencontohkan sejumlah PTKIN yang berhasil mengembangkan keunggulan institusional. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, misalnya, mengintegrasikan tradisi Ma’had Al-Jami’ah dengan penguasaan ilmu agama dan sains.

Sementara itu, UIN Raden Intan Lampung dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam bidang lingkungan melalui sejumlah penghargaan dalam pemeringkatan UI GreenMetric. Capaian tersebut sejalan dengan pengembangan kampus bercorak ekoteologi yang menjadi salah satu perhatian Menteri Agama.

Menurut Suyitno, setiap PTKIN perlu menemukan dan memperkuat karakter serta keunggulan masing-masing. Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui penguatan reputasi riset, integrasi pendidikan agama dan sains, kepedulian terhadap lingkungan, maupun potensi lain yang sesuai dengan identitas institusi.

Ia juga mendorong perguruan tinggi agar lebih aktif mendokumentasikan dan mempublikasikan prestasi mahasiswa melalui kanal nasional. Salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

“Dunia harus tahu itu dan caranya para Wakil Rektor III harus aktif mengisi aplikasi Puspresnas,” tegasnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral