news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemprov Jatim Kenalkan Program Belanova Serap Hilirisasi Riset Kampus, UPN Gelar Pameran Inovasi Peneliti.
Sumber :
  • tim tvOne

Pemprov Jatim Kenalkan Program Belanova Serap Hilirisasi Riset Kampus, UPN Gelar Pameran Inovasi Peneliti

Pemprov Jatim mulai serius memetakan potensi manfaat ekonomi dari hilirisasi riset kampus-kampus di Jawa Timur, salah satunya melalui program unggulan Belanova.
Kamis, 5 November 2026 - 13:36 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Pemprov Jatim mulai serius memetakan potensi manfaat ekonomi dari hilirisasi riset kampus-kampus di Jawa Timur. Pemprov Jatim bahkan telah mengeluarkan program unggulan bertajuk Belanja Inovasi atau BELANOVA, dimana teknisnya prototipe hasil riset dan inovasi kampus diserap dan diproses sesuai ketentuan dengan mengedepankan keandalan dan sertifikasinya, hingga akhirnya bisa dinikmati masyarakat.

Hal itu disampaikan Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, usai membuka pameran riset dan inovasi karya para peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur bertajuk UPN Rise 2026 di Gedung Giri Loka UPN Veteran Jatim.

Menurut Emil, banyak hasil penelitian perguruan tinggi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, sejumlah inovasi masih membutuhkan tahapan lanjutan, mulai dari pengujian laboratorium, sertifikasi hingga dukungan pembiayaan agar siap diterapkan secara luas.

"Untuk mendukung proses hilirisasi tersebut, Pemprov Jatim memiliki program BELANOVA atau belanja inovasi. Melalui program ini, pemerintah dapat membeli hasil inovasi yang telah berbentuk prototipe untuk kemudian diterapkan dan diuji manfaatnya di tengah masyarakat," ungkap Emil.

Mekanisme BELANOVA menjadi salah satu upaya menjembatani hasil penelitian kampus dengan kebutuhan masyarakat. Sebab, dalam mekanisme pengadaan pemerintah pada umumnya, sebuah produk harus lebih dahulu terbukti efektif dan memenuhi persyaratan sertifikasi.

Peran STP dan Inkubator

Sementara itu, Rektor UPN Veteran Jatim, Prof. Rossyda Priyadarshini menyebut, pameran inovasi dan riset hasil karya peneliti kampusnya yang saat ini dipamerkan mencapai seratusan lebih karya. Ratusan karya inovasi dan riset tersebut sebagian sudah melalui tahap trial dan error sehingga sudah siap dihilirisasi menjadi barang yang siap dikomersilkan melalui inkubator bisnis.

"Untuk menyambungkan ke arah organisasi dan industri, kami sudah punya yang namanya Science Techno Park (STP) dan inkubator. Peran dari STP dan inkubator itu adalah yang kemudian menjadi link ke industri," jelas Prof. Rossyda.

Ia menambahkan, gagasan menggelar pameran riset ini sudah lama direncanakan. Selama ini, kegiatan kampus yang memecahkan rekor sering identik dengan jalan sehat atau kegiatan massal lainnya. Pihaknya berpikir, kalangan akademisi dari aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga harus bisa menunjukkan capaian serupa.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral