- Istimewa
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads
Jakarta, tvOnenews.com - Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads.
Lewat Threads @sdlabscib.id, pihak SD Labschool Cibubur menyampaikan poin-poin sebagai berikut:
1. Proses Penanganan dan Pembinaan Dilaksanakan secara Objektif
Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Oleh karena itu, tulisnya, setiap proses penanganan dan pembinaan dilaksanakan secara objektif, proporsional dan profesional dengan mengedepankan prinsip pendidikan, disiplin positif serta kepentingan terbaik bagi setiap siswa.
2. Bentuk Tanggung Jawab Sekolah
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak sekolah mengklaim telah melakukan beberapa langkah penanganan dan pendampingan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Salah satunya melalui upaya memfasilitasi pertemuan dan komunikasi antara pihak-pihak terkait guna membangun pemahaman bersama serta mencari penyelesaian yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi seluruh siswa.
3. Libatkan Psikolog
SD Labschool Cibubur melibatkan psikolog sekolah untuk memberikan pendampingan psikologis sekaligus memastikan kondisi emosional dan kesehatan mental seluruh siswa yang terdampak tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan yang semestinya.
4. Upaya Preventif Sekolah
Pihak sekolah telah memperkuat upaya preventif melalui peningkatan pengawasan dan pemantauan secara lebih intensif serta berkelanjutan terhadap aktivitas dan interaksi antarsiswa.
5. Sekolah Hormati Setiap Masukan dan Kritik
Pihak sekolah menghormati hak setiap pihak untuk menyampaikan pendapat, masukan dan kritik sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan.
Di sisi lain, sambungnya, penilaian dan penyikapan terhadap suatu permasalahan perlu didasarkan pada fakta yang utuh dan terverifikasi.
- Threads/multhia67
Sebelumnya diberitakan, dugaan bullying oleh anak 6 tahun yang korbannya disebut-sebut mencapai 16 orang viral di media sosial Thread soal
Awalnya kasus ini viral usai diunggah oleh pemilik akun Threads @m*lth*a67. Dia menceritakan kronologi dugaan bullying tersebut.
"Lucu sekali saudara sebangsa, anak 6 tahun pelaku rundung malah dikembalikan ke kelas dan dengan observasi setelah dilakukan pemisahan selama 6 minggu," tulisnya, dikutip Sabtu (7/11/2026).
"Total korban yang awalnya 14, sekarang bertambah jadi 16 anak dan teman satu kelasnya semua termasuk anak gue. Itu sekolah bukan lagi ranah rehabilitasi dan ruang kelas bukan tempat trial atau observasi anak problematik. Kenapa pihak sekolah ngotot sekali membalikan itu 'pelaku' ke dalam kelas," sambungnya.
Berdasarkan keterangan pemilik akun, kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian. (nsi)