- istimewa
CVR Helikopter MI-17 yang Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng Ditemukan, Langsung Diserahkan ke Tim Investigasi
Jakarta, tvOnenews.com - Tim gabungan berhasil menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) milik helikopter MI-17 Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, cockpit voice recorder ini ditemukan pada Minggu (8/11/2026), pada pukul 07:05 WIB.
“Operasi pencarian dipimpin Kasi Ops Korem 102/Pjg, Kolonel inf Abdul Jamal Husin selaku Ketua Tim, yang dimulai sekitar pukul 05:00 WIB dan pada pukul 07:05 WIB berhasil menemukan Cockpit Voice recorder,” kata Donny, kepada wartawan, Minggu (8/11/2026).
- istimewa
Lebih lanjut Donny menerangkan, keberhasilan ini berkat kerja sama yang dilakukan oleh penyelam Tim SAR Penyelam TNI KOPPEBA yang dipimpin oleh Kolonel Laut (S) Suwandi, personel Penerbad dan Basarnas.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan dan kerja keras tim gabungan yang bahu-membahu di lapangan. Meskipun arus laut cukup kuat, kondisi air keruh, berlumpur, dan jarak pandang yang sangat terbatas, tim tetap pantang menyerah dan bekerja dengan penuh kehati-hatian demi menemukan perangkat penting tersebut,” jelasnya.
Selanjutnya, Donny menjelaskan, Cockpit Voice recorder yang berhasil ditemukan ini diserahkan kepada Tim Investigasi Puspenerbad untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut.
“Pangdam XXII/TB menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur terkait atas kerja sama serta dedikasi dalam pelaksanaan pencarian hingga berhasil menemukan perangkat penting tersebut,” ungkap Donny.
Sebelumnya diberitakan, TNI Angkatan Darat mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang terjadi saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebutkan, kecelakaan tersebut terjadi saat helikopter tengah melakukan pengambilan air laut.
“Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing,” ucap Donny, dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Sementara itu Donny menerangkan, sebelum mengalami kecelakaan, Helikopter Mi 17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). (Ars)