Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter di Seruyan Dipulangkan ke Jawa Tengah
- Edy Faisal-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo dipulangkan ke Klaten, Jawa Tengah.
Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo menjadi korban terakhir yang berhasil ditemukan dari Helikopter MI-17V5 TNI AD yang jatuh di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
"Hari ini kita berangkatkan almarhum Sertu Anumerta Heri. Ini adalah korban yang meninggal ketiga yang berhasil ditemukan kemarin. Alhamdulillah semua evaluasi berjalan dengan baik dan lancar," ujar Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin di Kuala Pembuang, Sabtu (7/11/2026).
Ayah Sertu Anumerta Heri Prasetyo turut hadir dalam upacara pelepasan jenazah di Bandara Kuala Pembuang. Adapun acara ini dipimpin langsung oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Selain itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan serta pejabat lainnya turut menghadiri upacara tersebut.
"Hari ini kita berangkatkan ke Klaten karena orang tuanya meminta dimakamkan di Klaten. Nanti sebagai inspektur upacara direncanakan Bapak Kasad," terangnya.
Kronologi Kecelakaan Helikopter
Helikopter MI-17V5 jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).
Helikopter itu lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB. Para prajurit dalam helikopter tersebut diterbangkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).
Helikopter diketahui mengalami kendala terbang dan jatuh di ke perairan ketika sedang mengambil air di perairan Desa Sungai Perlu untuk operasi water bombing. (ant/nsi)
Load more