news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anggota Brimob yang terkena panah saat mengamankan konflik di Maluku Tenggara, Maluku, Sabtu..
Sumber :
  • ANTARA/HO-Polda Maluku

Polda Maluku Tambah Dua Peleton Atasi Bentrok Maluku

Polda Maluku menambah dua satuan setingkat peleton (SST) untuk mengatasi konflik antar Desa Elath dan Desa Bombay Maluku Tenggara, dua polisi terkena anak panah
Sabtu, 12 November 2022 - 18:36 WIB
Reporter:
Editor :

Ambon, Maluku - Polda Maluku menambah dua satuan setingkat peleton (SST) untuk mengatasi konflik antara Desa Elath dan Desa Bombay, Maluku Tenggara.

“Tadi pagi pukul 11.00 WIT, Bapak Kapolda juga sudah memerintahkan Kapolres Malra untuk penebalan pasukan di sana dan dua satuan setingkat peleton sudah tiba dipimpin langsung oleh Kapolres Malra dan Wakapolres Malra,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat, di Ambon, Sabtu (12/11/2022).

Ia menerangkan, konflik terjadi akibat upaya sebagian warga masyarakat Desa Bombay memasang sanksi atau larangan adat di perbatasan dengan Desa Elath dengan mengklaim itu milik mereka. 

Upaya pemasangan larangan adat tersebut sempat dibubarkan polisi namun kejadian yang dilakukan secara tiba-tiba ini mengakibatkan tentara dan polisi sempat kewalahan.

“Sehingga bentrok antara dua kelompok tidak terhindarkan. Hal ini karena tidak diterima oleh kelompok yang berasal dari Desa Elath, sehingga terjadi konsentrasi massa dan di antara kedua belah pihak terjadi saling serang menyerang,” katanya.

Akibat bentrokan tersebut, lanjut Roem, jatuh sejumlah korban yang terluka terkena panah dari kedua belah pihak, juga polisi terluka.

“Anggota saat ini yang satu sudah dievakuasi ke Tual untuk diobati sementara yang satu tadi diobati di Puskesmas Elath. Sementara jumlah korban lainnya belum sempat kami data, tetapi tadi ada beberapa korban luka baik itu akibat dari bacokan, maupun kena panah dari kedua belah pihak,” kata dia. 

Selain itu, ada sejumlah rumah yang terbakar, pembangunan sekolah SMP dan SMA di Kei Besar, serta pengrusakan lainnya.

Sebelumnya kedua desa itu juga sudah pernah bentrok pada 6 Oktober 2022 lalu, yang mengakibatkan korban sebanyak 31 korban, di mana Ohoi Bombay sebanyak 15 korban, dan Ohoi Elath sebanyak 16 korban.

Kejadian pada 6 Oktober itu sudah diantisipasi dan sudah ditempatkan tiga SST gabungan tentara dan polisi yang ada di sana.

“Polda Maluku sangat menyayangkan kembali terjadinya bentrok antara dua desa di Kei Besar yaitu antara Desa Elath dan Desa Bombay yang terjadi pagi tadi,” katanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral