- Ist
Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional Luncurkan Program Percontohan Pertanian di Majalengka
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menggenjot pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal itu guna memperkuat ekonomi desa juga memotong rantai pasok kebutuhan masyarakat.
Targetnya, ada 80.000 koperasi desa yang akan dibangun di era Prabowo. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pembentukan Koperasi Merah Putih berjalan progresif, sejalan dengan terbitnya produk hukum tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Mendukung program Presiden Prabowo, Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional (KLSN) meluncurkan program percontohan pertanian di Majalengka, Jawa Barat. Ketua Umum Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional Stanley S Wolf mengatakan titik berat program tersebut adalah edukasi serta modernisasi sektor pertanian.
"Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal dan menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian," kata Stanley saat acara peluncuran di Majalengka, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025).
Sementara itu, Kepala Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Surta Wjiya mengatakan Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional bisa menjadi percontohan edukasi cara bercocok tanam yang baik.
"Sebab, jika dari proses penanaman sudah baik maka pasti akan menghasilkan yang baik pula," kata Surta.
Surta melanjutkan, koperasi ini bisa menjadi wadah bagi seluruh petani, bukan hanya sebagai percontohan.
"Koperasi harus mampu menerima hasil produksi dari petani lain dan merangkul mereka sebagai anggota. Dengan demikian, bukan hanya tengkulak yang sejahtera, tetapi juga petani," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kesejahteraan petani adalah kunci, karena hal ini akan berdampak pada pendidikan anak-anak mereka.
"Saya pernah berkeliling Indonesia dan melihat banyak petani sawit yang kesulitan karena dimonopoli oleh investor, sehingga anak-anak mereka tidak bisa sekolah. Koperasi ini bisa menjadi solusi," ungkapnya.
Program ini, kata Surta, satu garis lurus dengan cita-cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan melalui koperasi. "Program koperasi ini sejalan dengan program Bapak Prabowo. Kami bahkan akan meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih Indonesia pada tanggal 19 nanti. Koperasi ini sudah lebih awal menyambut program tersebut, ini sangat kami dukung," ujarnya.
Ia menekankan bahwa dengan adanya koperasi ini, harga pangan akan lebih terkontrol dan petani tidak perlu lagi bingung memasarkan hasil panen mereka.
"Koperasi siap menampung hasil produksi petani, sehingga mereka lebih aman. Terkadang, orang bisa berproduksi tapi kesulitan menjualnya. Di sini, koperasi akan menyalurkan ke pasar-pasar modern," jelasnya.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Majalengka untuk bergabung dengan koperasi ini agar kita bisa sama-sama meningkatkan hasil pertanian dan menyejahterakan petani," katanya.
Sementara itu, Stanley menambahkan selain edukasi di sektor pertanian, Koperasi yang ia pimpin juga menyediakan literasi digital untuk petani muda.
"Di Koperasi Lumbung Sejahtera Nasional ini, selain ketahanan pangan, kami juga punya nilai tambah. Kami menyediakan literasi dan digitalisasi bagi anak-anak muda."
Ia menjelaskan bahwa koperasi ini juga memikirkan masa depan generasi muda dan ingin agar mereka berperan aktif. "Ke depannya, kami akan mengadakan pelatihan, baik secara online maupun langsung di lahan, untuk edukasi literasi dan digitalisasi pertanian," tambahnya. (ebs)