news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sumber :
  • ANTARA

Trump: Saya Sebenarnya Tidak Ingin Menyerang Iran, tapi...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dirinya sebenarnya enggan menggunakan kekuatan militer terhadap Iran. Namun ia mengakui bahwa opsi itu ..
Minggu, 1 Maret 2026 - 22:58 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dirinya sebenarnya enggan menggunakan kekuatan militer terhadap Iran. Namun ia mengakui bahwa opsi tersebut tetap terbuka jika diperlukan.

“Saya ingin sekali tidak menggunakan” militer AS untuk menyerang Iran, “tetapi terkadang Anda harus melakukannya,” dikutip tvOnenews.com dari Anadolu, Minggu (1/3/2026).

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final yang diambil Washington terkait kemungkinan serangan tersebut.

“Kami belum membuat keputusan akhir” tentang apakah akan menyerang Iran.

“Kita lihat saja apa yang terjadi,” katanya. “Kita akan berbicara nanti hari ini. Kita akan melakukan beberapa pembicaraan tambahan hari ini.”

Kepala Garda Revolusi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih, menyusul kekecewaannya terhadap sikap Iran dalam perundingan mengenai program nuklirnya.

“Kami tidak senang dengan cara mereka bernegosiasi,” kata Trump. “Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir.”

“Saya tidak senang bahwa mereka tidak mau memberi kita apa yang harus kita miliki,” kata Trump, merujuk pada syarat tersebut.

Saat ditanya mengenai potensi konflik panjang di Timur Tengah apabila AS benar-benar melancarkan serangan, Trump mengakui adanya risiko.

“Saya kira Anda bisa mengatakan selalu ada risiko.”

Ia kembali mendorong jalur diplomasi agar Iran bersedia bernegosiasi dengan itikad baik.

“Akan sangat bagus jika mereka bernegosiasi, sungguh, dengan hati nurani yang baik dan itikad baik,” katanya. “Sejauh ini mereka belum sampai ke sana.”

Di tengah meningkatnya ketegangan, Menteri Luar Negeri Oman, Badr al-Busaidi, yang selama ini menjadi mediator antara Washington dan Teheran, melakukan pertemuan di Washington, D.C., dengan Wakil Presiden AS JD Vance dan sejumlah pejabat Amerika lainnya.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Oman menggambarkan pertemuan itu sebagai langkah positif dalam upaya mencapai solusi diplomatik.

“Pertemuan tersebut membahas negosiasi tidak langsung AS-Iran yang disponsori oleh Kesultanan Oman, bersamaan dengan upaya diplomatik yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan yang adil dan abadi mengenai masalah nuklir dan untuk menjamin karakter damai dari program energi nuklir Iran,” kata pemerintah Oman.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral