Info A1! Dino Patti Djalal Bongkar Siasat Donald Trump Dibalik Serangan Iran, Disebut Ada Pengalihan Isu
- Antara
tvOnenews.com - Disaat umat Islam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, Amerika Serikat (AS) dan Israel meluncurkan serangan kepada Iran, pada Sabtu (28/2/2026).
Atas tragedi ini, Iran kehilangan pemimpin yang sangat dicintai warganya, yaitu Ayatollah Ali Khamenei bersama sejumlah aparatur negara dan ratusan masyarakatnya.
Padahal, dalam perundingan sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat dinilai telah mencapai kemajuan yang signifikan setelah mengalami ketegangan yang cukup lama.
Namun, Amerika Serikat dan Israel malah melancarkan serangan kepada Iran hingga menjadi perhatian dunia, termasuk masyarakat Indonesia.
Salah satu orang yang menanggapi perselisihan Amerika Serikat, Israel dan Iran ini yaitu Mantan Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal.
Dino Patti Djalal mengungkapkan bahwa dalam agresi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran, terdapat maksud tersembunyi yang dilakukan oleh Donald Trump.
Berdasarkan informasi yang ia terima dari rekannya di Washington DC, penyerangan terhadap Iran merupakan upaya mengalihkan sorotan publik terhadap skandal Epstein Files.
“Sejumlah rekan saya di Washington DC memberikan informasi bahwa serangan Amerika Serikat terhadap Iran juga merupakan upaya sistematis untuk mengalihkan sorotan publik dari skandal Epstein Files,” ungkap Dino Patti Djalal pada unggahan Instagramnya @dinopattidjalal.

- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @dinopattidjalal/ Antara
Pasalnya, bocornya data pada kasus Epstein Files ke ranah publik membuat integritas Trump semakin terdesak. Terlebih isu tersebut telah meluas hampir ke seluruh penjuru dunia.
“Kasus Epstein Files saat ini semakin merongrong integritas pribadi Presiden Donald Trump,” ujarnya.
Selain itu, Dino Patti Djalal juga mengomentari niat Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Teheran untuk memediasi konflik AS-Iran.
Menurutnya, misi tersebut cenderung sulit terwujud mengingat rekam jejak Amerika Serikat sebagai negara adidaya yang cenderung enggan menerima campur tangan pihak ketiga dalam penyelesaian konfliknya.
(kmr)
Load more