news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aktor Robert De Niro dalam orasi demo "No Kings" (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan).
Sumber :
  • Kolase x.com/shadowofezra - tvOnenews

Jutaan Warga AS Tuntut Presiden Mundur, Robert De Niro Ikut Demo "No Kings" Sebut Trump Ancaman Demokrasi

Aktor Robert De Niro turun ke jalan dalam aksi demo "No Kings" yang menutut Presiden Donald Trump mundur dari jabatannya, sebut sang presiden ancaman demokrasi.
Minggu, 29 Maret 2026 - 16:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi demo besar-besaran "No Kings" di Amerika Serikat (AS) sedang terjadi pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat, menuntut Presiden Donald Trump turun dari jabatannya. Suara protes juga datang dari aktor kawakan Robert De Niro.

Gelombang protes "No Kings" yang diklaim diikuti oleh 8 juta masyarakat AS ini mengkritisi kebijakan Trump terkait deportasi yang terlalu agresif hingga perang Iran.

Para massa aksi menilai kebijakan yang dilakukan Trump saat ini menunjukkan pertanda sikap otoriter dan diktator, mengancam keberlangsungan demokrasi.

Salah satu nama besar Hollywood, Robert De Niro turut menyuaran aksi protes ini. Aktor senior itu bahkan mengajak masyarakat untuk ikut turun ke jalan menuntut agar Trump turun dari jabatannya.

"Dia (Trump) harus dihentikan, dan dia harus dihentikan sekarang," seru Robert De Niro dalam sebuah pidato sebelum aksi protes berlangsung, dikutip Minggu (29/3/2026).

Ia mengatakan, presiden-presiden sebelumnya memang pernah ada yang mencoba mengetes batasn konstitusi berdasarkan kekuasaan yang mereka punyai. Namun, tidak ada yang sekacau Trump.

"Pernah ada presiden yang mengetes batasan konstitusi berdasarkan kekuasaan mereka, tapi tidak ada presiden yang menjadi ancaman kebebasan dan keamanan kita, kecuali Trump," katanya menegaskan.

Aktor sekaligus produser film itu mengatakan, sementara Trump melakukan hal-hal buruk, orang di sekitarnya tidak bisa bertindak apa pun.

Menurutnya, orang-orang di sekitar sang presiden tetap diam karena merasa takut pekerjaan atau kekuaaannya dicabut.

"Mereka (orang di sekitar Trump) terikat padanya, dan takut kehilangan pekerjaan serta kekuasaannya. Ini sangat kejam," ujarnya lagi.

Robert De Niro kemudian melanjutkan orasinya bahwa mestinya, orang di pemerintahan tidak semestinya takut dengan presiden. Ia menegaskan, masyarakatlah yang harusnya ditakuti.

"Tolonglah, mereka harusnya lebih takut pada kami semua, karena kami percaya inti keadilan Amerika itu adalah kedamaian dan kebaikan,"

Diketahui, aksi ini diklaim berlangsung di seluruh 50 negara bagian. Sebenarnya, gelombang protes telah berlangsung sejak satu tahun belakangan tapi tampaknya kali ini menjadi yang terbesar.

Salah satu hal yang dikritisi oleh masa aksi demo "No Kings" ini adalah tindakan diktator Trump, terkesan seperti raja. Padahal, AS adalah negara demokrasi yang kedaulatan tertinggi dipimpin oleh masyarakat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:43
01:51
03:52
00:58
02:11
02:23

Viral