- ANTARA
Baru 24 Jam Dibuka, Selat Hormuz Ditutup Lagi! Harga Minyak Dunia Terancam Terbang Gila-gilaan
Meski sempat terjadi gencatan senjata selama dua pekan, situasi di lapangan tetap rapuh. Penutupan kembali Selat Hormuz menjadi indikasi bahwa ketegangan masih tinggi dan berpotensi memicu dampak global yang lebih luas.
Upaya perdamaian sendiri masih menghadapi hambatan besar, terutama terkait program nuklir Iran dan status Selat Hormuz. Klaim Donald Trump bahwa Iran bersedia menyerahkan ratusan kilogram uranium yang telah diperkaya dibantah oleh pemerintah Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa uranium yang telah diperkaya tidak akan dipindahkan ke negara mana pun, serta menyebut isu tersebut tidak pernah menjadi bagian dari negosiasi resmi.
Di sisi lain, tekanan domestik di Iran juga meningkat, termasuk pembatasan akses internet internasional selama beberapa waktu terakhir.
Penutupan kembali Selat Hormuz mempertegas bahwa konflik masih jauh dari penyelesaian. Di tengah harapan terhadap jalur diplomasi, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa perdamaian masih sangat rapuh dan penuh ketidakpastian. (ant/nba)