- Antara
Trump Diduga Jadi Sasaran Penembakan, Ini Tiga Fakta Penting Terkait Insiden Tersebut
Washington, tvOnenews.com-Presiden AS Donald Trump diduga menjadi sasaran penembakan. Trump mengatakan seorang petugas tertembak dalam insiden di jamuan makan malam "White House Correspondents" di Washington, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
"Seorang petugas tertembak, tetapi selamat karena ia mengenakan rompi antipeluru yang sangat baik," kata Trump dalam konferensi pers.
"Ia ditembak dari jarak sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi itu berfungsi. Saya baru saja berbicara dengannya, dan kondisinya sangat baik," katanya, menambahkan.
Insiden itu terjadi setelah Trump dan Ibu Negara Melania Trump dievakuasi dari acara tahunan di Washington Hilton akibat gangguan keamanan.
Berikut sejumlah fakta terkait penembakan tersebut:
1. Pelaku Incar Pejabat Pemerintah Amerika
Tersangka penembakan saat acara jamuan makan malam White House Correspondents pada Sabtu (25/4) malam mengaku mengincar pejabat pemerintah AS.
Mengutip sumber penegak hukum, CBS News melaporkan pada Minggu bahwa tersangka, yang diidentifikasi sebagai Cole Allen, menyampaikan hal itu setelah ditangkap.
Sumber tersebut mengatakan tersangka tidak secara spesifik menyebut Trump sebagai target, tetapi merujuk secara umum pada "pejabat pemerintahan."
Hingga kini, pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi motif pelaku, sementara penyelidikan masih berlangsung.
Insiden terjadi di hotel Washington Hilton dan memicu evakuasi Trump, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat senior lainnya.
2. Pelaku Gunakan Senjata Gentel
Kepolisian Washington mengatakan bahwa tersangka yang ditahan setelah melepaskan tembakan dalam jamuan makan yang dihadiri Presiden AS Donald Trump bersenjata senapan gentel (shotgun).
Pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat, Trump harus dievakuasi dari Hotel Washington Hilton saat acara gala White House Correspondents’ Association setelah tembakan terjadi di dalam lokasi acara.
"Ia bersenjata senapan gentel, pistol, dan beberapa pisau. Saat ia berlari menuju pos pemeriksaan, penegak hukum dari Dinas Rahasia AS mencegatnya," kata Kepala Kepolisian Washington Jeff Carroll dalam konferensi pers, seraya menambahkan tersangka diduga bertindak sendiri.
Informasi awal menunjukkan tersangka merupakan tamu hotel, dan polisi Washington menganggapnya sebagai satu-satunya tersangka dalam penyelidikan, kata Carroll.
3. Penembakan di Hotel Tempat Reagan Dulu Ditembak
Penembakan yang terjadi saat Presiden AS Donald Trump menghadiri jamuan malam di Hotel Washington Hilton berada di lokasi yang sama dengan percobaan pembunuhan Presiden Ronald Reagan 45 tahun silam.
Pada 29 Maret 1981, John Hinckley Jr. melepaskan enam tembakan ke arah Reagan di luar hotel yang sama.
Salah satu peluru memantul dari limusin kepresidenan dan mengenai paru-paru Reagan sehingga ia kehilangan banyak darah.
Meski sempat kritis, Reagan pulih setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Universitas George Washington dan diizinkan pulang setelah 12 hari dirawat.