- ANTARA
Pelucutan Senjata Hamas Bisa Dimulai Dalam 30 Hari
tvOnenews.com - Kemajuan dalam proses pelucutan senjata Hamas dan kelompok lain di Jalur Gaza dapat mulai terlihat dalam waktu 30 hari. Hal ini diungkapkan oleh Utusan Khusus Amerika Serikat Jared Kushner.
"Kami mungkin akan melihat kemajuan dalam waktu 30 hari, mudah-mudahan dengan mulai mengeluarkan sebagian senjata, dan mudah-mudahan menutup beberapa terowongan dalam 60 hingga 90 hari ke depan," kata Kushner kepada Fox News, Senin.
Sebelumnya, CNN melaporkan bahwa dalam pertemuan selama empat jam dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu, Kushner mendesak Israel mendukung rencana gencatan senjata yang diusulkan AS untuk Jalur Gaza dan tidak "menciptakan hambatan". The Jerusalem Post kemudian melaporkan bahwa kedua pihak telah menyepakati langkah ke depan serta peluang pelaksanaan rencana gencatan senjata di Gaza.
Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas, melalui mediasi Mesir, Qatar, AS, dan Turki, sepakat melaksanakan tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Presiden Donald Trump.
Gencatan senjata mulai berlaku di Jalur Gaza sehari kemudian. Berdasarkan kesepakatan tersebut, pasukan Israel mundur ke wilayah yang disebut Garis Kuning dan tetap menguasai lebih dari 50 persen wilayah Gaza.
Pada akhir Juli, Board of Peace mengumumkan Hamas menyetujui peta jalan untuk melaksanakan tahap lanjutan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Rencana tersebut mencakup pengalihan kendali Gaza secara bertahap kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, dengan badan khusus yang dibentuk untuk memantau pelanggaran oleh Hamas dan Israel.(chm)