Aksi Skuad Timnas Republik Irlandia Tolak Jabat Tangan Para Pemain Israel dan Enggan Dengarkan Lagu Kebangsaan
- REUTERS/Bernadett Szabo
Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Timnas Republik Irlandia menolak untuk berjabat tangan dengan para pemain Israel. Mereka juga memalingkan pandangan saat lagu kebangsaan Israel didengungkan.
Duel ini terjadi di kasta kedua UEFA Nations League, Liga B. Israel menyandang predikat tuan rumah, namun duel dilaksanakan di Debrecen, Hungaria karena alasan keamanan.
Konflik yang terjadi di Gaza membuat laga-laga Israel tidak memungkinkan untuk digelar di kandang mereka. Alhasil, Israel pun menjadi tim musafir selama beberapa tahun terakhir.
Republik Irlandia adalah salah satu penentang keras aksi Israel di Gaza. Duel ini pun bukan hanya pertandingan di atas lapangan hijau melainkan juga membawa pesan politik yang kuat.
Irlandia berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3-0 berkat gol-gol dari Troy Parrott, Adam Idah, dan Jack Moylan. Ketiga gol tersebut diciptakan selama babak pertama.
Namun, ada kejadian menarik sebelum laga dimulai. Sebagaimana dilansir dari Daily Star, skuad asuhan Heimir Hallgrimsson menundukkan kepala ketika lagu kebangsaan Israel dinyanyikan.
Kemudian, para pemain Irlandia juga menolak untuk menyalami tangan para pemain Israel. Kapten Dara O’Shea pun tidak berjabat tangan dengan Manor Salomon.
Skuad Irlandia memutuskan untuk mengenakan ban hitam dalam pertandingan ini untuk melakukan penghormatan terhadap para korban di Gaza. Pertandingan juga digelar di stadion yang hampir kosong walau tidak dilaksanakan secara tertutup.
Pimpinan Federasi Sepak Bola Irlandia, David Courell, mengungkapkan kepada jurnalis sebelumnya. Mereka mengambil keputusan secara internal soal bagaimana mereka berpartisipasi.
Sebagian besar di antaranya memilih tetap bertanding. Namun, kiper Bolton Wanderers, Gavin Bazunu, memutuskan untuk mundur karena keyakinan personal.
"Keputusan saya murni didasarkan pada keyakinan pribadi saya bahwa pembunuhan orang-orang yang tidak bersalah adalah salah," katanya di Instagram, dilansir Daily Star.
"Penting untuk dicatat bahwa pendirian saya bukanlah menentang rakyat Israel atau komunitas Yahudi, tetapi menentang kekejaman di wilayah tersebut," tambahnya. (rda)
Load more