news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Syekh Ibrahim Al-Madani.
Sumber :
  • X/Inside the Haramain

Innalillahi, Muadzin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al-Madani Meninggal Dunia, Suaranya Menggema di Tanah Suci Selama 8 Tahun

Innalillahi, muadzin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al-Madani meninggal dunia, suaranya menggema di Tanah Suci selama 8 tahun.
Senin, 21 September 2026 - 20:51 WIB
Reporter:
Editor :

Pada 1428 Hijriah, ia kembali mendapat kesempatan untuk mengumandangkan azan di Masjid Al-Maddah.

Perjalanan tersebut kemudian membawanya ke Masjidil Haram. Pengangkatannya sebagai salah satu muadzin Masjidil Haram diumumkan pada 14 Mei 2018, menjelang Ramadan 1439 Hijriah. 

Ia menjadi salah satu dari empat muadzin baru yang ditunjuk untuk bertugas di Masjidil Haram.

Sejak saat itu, suaranya menjadi bagian dari keseharian ibadah di Masjidil Haram selama lebih dari delapan tahun.

Menangis saat Pertama Kali Azan di Depan Ka'bah

Salah satu kisah yang paling dikenang dari Syekh Ibrahim Al-Madani adalah pengalamannya ketika pertama kali mengumandangkan azan di Masjidil Haram.

Dalam sebuah wawancara di podcast Ashraqat, ia mengisahkan bagaimana dirinya begitu gugup dan penuh haru sebelum mengumandangkan azan.

Ketika suaranya terdengar di tengah jamaah dan ia melihat para jamaah melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah, perasaannya tak kuasa dibendung hingga menangis.

“Who am I for my voice to be raised in this sacred place?”

Kalimat tersebut menggambarkan rasa rendah hati dan kekaguman Syekh Ibrahim atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk mengumandangkan azan di tempat suci.

Dalam wawancara yang sama, ia juga pernah menjelaskan perbedaan karakter azan di Makkah dan Madinah. 

Menurut penjelasannya, gaya azan Makkah memiliki frasa yang lebih pendek dengan karakter suara yang kuat dan agung, sedangkan gaya Madinah cenderung memiliki frasa lebih panjang dan pembawaan yang lebih lembut.

Pengalaman Syekh Ibrahim pun semakin lengkap karena sejak kecil terbiasa dengan tradisi azan di Madinah, sementara kunjungannya ke Makkah bersama sang ayah memperkenalkannya pada tradisi azan di Kota Suci tersebut. 

Ia bahkan sempat bertemu Syekh Abdul Latif Mulla, mantan muadzin Masjidil Haram yang merupakan sahabat kakeknya.

Azan Terakhir Syekh Ibrahim Al-Madani

Sebelum meninggal dunia, Syekh Ibrahim Al-Madani diketahui masih sempat mengumandangkan azan di Masjidil Haram.

Inside the Haramain menyebut azan terakhir Syekh Ibrahim di Masjidil Haram dilakukan pada 11 Rabiul Awal 1448 Hijriah, kurang dari satu bulan sebelum kabar wafatnya pada 21 September 2026.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:02
01:31
05:08
11:48
01:46
08:42

Viral