- tim tvone - tim tvone
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun
Menurutnya, posisi tersebut menjadi modal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dengan pelaku usaha Arab Saudi, tidak hanya dalam bentuk perdagangan produk jadi, tetapi juga melalui investasi, kemitraan industri, pengembangan kawasan, serta integrasi rantai pasok.
Hubungan Jawa Timur–Arab Saudi juga memiliki peluang pengembangan rantai pasok yang didukung oleh tingginya mobilitas masyarakat Indonesia menuju Tanah Suci.
Gubernur Khofifah menyebut ekosistem industri halal Jawa Timur dapat menjadi basis penjajakan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan layanan pendukung haji, mulai produk pangan halal, produk olahan, dan kebutuhan konsumsi hingga berbagai produk serta layanan penunjang lainnya.
“Ini yang ingin kita jajaki bersama. Jawa Timur memiliki basis produksi dan ekosistem halal, sementara Arab Saudi memiliki pasar dan kebutuhan yang sangat besar. Pertemuan ini kita harapkan dapat mempertemukan kedua potensi tersebut dalam bentuk kerja sama bisnis yang konkret,” tuturnya.
Terlebih, hubungan perdagangan Jawa Timur dan Arab Saudi menunjukkan tren positif. Pada periode Januari–Juni 2026, nilai ekspor Jawa Timur ke Arab Saudi mencapai US$74,68 juta, sedangkan nilai impornya sebesar US$24,28 juta. Dengan demikian, Jawa Timur mencatat surplus perdagangan sebesar US$50,40 juta.
Komoditas ekspor Jawa Timur ke Arab Saudi antara lain olahan ikan, kayu dan barang dari kayu, kopi, teh dan rempah-rempah, bahan kimia organik, serta kertas dan karton.
Sementara itu, komoditas impor dari Arab Saudi antara lain plastik dan barang dari plastik, bahan kimia organik, berbagai produk kimia, buah-buahan, serta filamen buatan.
“Angka perdagangan ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Jawa Timur dan Arab Saudi sudah memiliki fondasi. Sekarang kita ingin memperluas dan memperdalamnya, dari perdagangan menjadi investasi dan kemitraan rantai pasok,” katanya.
Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Arab Saudi diarahkan untuk mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dengan calon pembeli dari Arab Saudi sekaligus menawarkan berbagai proyek investasi Jawa Timur kepada calon investor.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi Jawa Timur dengan negara mitra.