- REUTERS/Lim Huey Teng
Tanggapi Pernyataan M. Lutfi Soal Karhutla, Begini Respons Tegas Anggota Parlemen Malaysia
“Di parlemen saya sendiri, saya sudah mendesak tindakan terhadap perusahaan Malaysia yang terlibat. Tonton pidato lengkap saya. Jangan memotong pidato hingga kebenarannya ikut terpotong,“ lanjut Syed Saddiq.
- REUTERS/Lim Huey Teng
Poin kedua yang disampaikan anggota parlemen Malaysia itu adalah tuduhan pemerintah Indonesia terhadap salah satu perusahaan yang dianggap memicu karhutla.
Menurutnya, tuduhan tersebut belum memiliki bukti yang kuat. Apalagi, perusahaan yang dimaksud ternyata membantu mengatasi karhutla yang sampai sekarang belum padam.
“Kedua, perkebunan besar bukan bukti kesalahan. Bapak menyinggung SD Guthrie. Perusahaan ini memang besar, tetapi hingga saat ini belum ada bukti bahwa mereka adalah pemicu kebakaran,“ tegas Syed Saddiq.
“Mereka memiliki lebih dari 67 tim dengan lebih dari seribu personel terlatih, drone, teknologi inframerah, serta mengeluarkan biaya lebih dari RM800.000 per bulan untuk menangani persoalan ini,“ paparnya.
Dan poin ketiga adalah pentingnya bagi otoritas RI untuk tidak mengutip laporan data soal titik sumber asap karhutla dengan setengah-setengah.
“Ketiga, jika ingin mengutip laporan Greenpeace, jangan hanya mengutip separuh ceritanya. Laporan tersebut mencatat 19 titik sumber asap di konsesi perusahaan Geltik, dibandingkan dengan 6.811 titik lainnya,“ tegasnya.
“Apakah Bapak ingin kami hanya berfokus pada penyumbang 0,3%, sementara 99,7% sisanya diabaikan?,“ sambung Syed Saddiq.
Di akhir pernyataannya, Syed Saddiq kembali mengulang pernyataan awalnya bahwa kritik yang disampaikan bukanlah ajang Malaysia melawan Indonesia.
Dia pun menitiberatkan kepada kesehatan masyarakat dari kedua negara yang terganggu atas karhutla sekaligus kerugian material atas peristiwa ini.
“Intinya, ini bukan Malaysia melawan Indonesia. Ini adalah rakyat yang menginginkan udara bersih melawan pihak-pihak yang mencemarinya. Ketika hutan dibakar demi keuntungan, keuntungan masuk ke rekening perusahaan, sementara asap masuk ke paru-paru rakyat,“ pungkasnya.