news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Netanyahu - Eisenkot.
Sumber :
  • APTN - REUTERS/Amir Cohen

Hasil Exit Poll Pemilu Israel: Netanyahu dan Eisenkot Sama-Sama Buntu Gagal Raih Angka Mayoritas Mutlak

Penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Israel yang telah mencapai 90 persen makin mempertegas situasi kebuntuan. Berdasarkan proyeksi exit poll terbaru yang
Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:18 WIB
Editor :

tvOnenews.com, Yerusalem – Penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Israel yang telah mencapai 90 persen makin mempertegas situasi kebuntuan.

Berdasarkan proyeksi exit poll terbaru yang dirilis dua media ternama Israel, Channel 12 dan Ynet, baik Perdana Menteri petahana Benjamin Netanyahu maupun kubu oposisi pimpinan Gadi Eisenkot sama-sama gagal menembus angka mayoritas mutlak untuk membentuk pemerintahan secara mandiri.

Blok koalisi yang dipimpin Netanyahu dari Partai Likud diproyeksikan hanya mengamankan 53 kursi di parlemen Knesset—anjlok drastis dibanding capaian 68 kursi pada periode sebelumnya. Kendati demikian, Partai Likud tetap menjadi partai tunggal terbesar di parlemen.

Di sisi lain, gabungan aliansi penantang Netanyahu menguasai mayoritas 67 kursi.

Namun, kubu oposisi ini terbelah sangat tajam ke dalam faksi kanan, kiri, tengah, hingga perpecahan ideologis antara partai-partai Yahudi dan partai-partai Arab.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Sumber :
  • Antara

Eisenkot Kunci 21 Kursi, Dilema Rangkul Faksi Arab

Partai Yashar besutan mantan Panglima Militer Gadi Eisenkot muncul sebagai kekuatan utama di blok oposisi dengan proyeksi 21 kursi Knesset.

Namun, untuk mengejar syarat minimal 61 kursi demi membentuk kabinet baru, Eisenkot secara matematis wajib merangkul partai-partai Arab yang meraih proyeksi 19 kursi.

Skenario merangkul faksi Arab ini diprediksi bakal memicu gejolak politik hebat di internal politisi Yahudi.

Menanggapi perkembangan suara di markas Likud Yerusalem, Netanyahu bergeming dan menolak gagasan koalisi yang melibatkan faksi Arab.

"Dua hal menjadi jelas malam ini: Likud adalah partai terbesar di Israel. Dan yang kedua, blok sayap kanan memiliki mayoritas yang jelas dan tegas di kalangan publik Zionis dan Yahudi," kata Netanyahu

"Kita harus membentuk pemerintahan nasional sayap kanan yang kuat. Israel tidak boleh dibiarkan terancam oleh pemerintahan yang bergantung pada partai-partai Arab anti-Zionis," tambahnya.

Kandidat Pemilu Israel 2026 Gadi Eisenkot
Sumber :
  • REUTERS/Amir Cohen

Eisenkot Klaim Kemenangan Moral, Keputusan di Tangan Presiden Herzog

Sementara itu, Gadi Eisenkot dari markas pergerakannya di Tel Aviv dengan percaya diri menegaskan bahwa publik Israel telah memberikan suaranya untuk menolak kepemimpinan Netanyahu.

"Kita telah mencetak sejarah! Publik telah memilih perubahan. Koalisi yang gagal ini telah kehilangan kepercayaan rakyat. Publik Israel telah menyatakan sikap menolak Netanyahu untuk terus menjabat sebagai PM Israel," cetus Eisenkot.

Seiring penyelesaian penetapan suara resmi oleh Komite Pemilu Pusat dalam beberapa hari mendatang, penentuan akhir akan bergeser ke tangan Presiden Israel Isaac Herzog.

Presiden Herzog akan memanggil seluruh perwakilan partai untuk mendengarkan rekomendasi sebelum menunjuk satu kandidat perdana menteri yang dinilai paling berpeluang membentuk pemerintahan konsensus.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral