- Antara
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina
Salah satu lokasi yang masuk dalam daftar tersebut adalah pusat data ATM milik UkrSibbank di Kiev. Rusia mengklaim fasilitas itu dimanfaatkan untuk menghimpun, mengolah, serta menyimpan informasi intelijen. Hal ini mendorong lokasi tersebut dilaporkan telah dihajar dua kali.
Fasilitas pusat data lainnya yang turut disebut menjadi sasaran berada di Odessa. Lokasi ini diklaim memiliki fungsi untuk memproses, mengirimkan, dan menyimpan berbagai informasi.
Selain itu, Rusia melaporkan serangan terhadap fasilitas DataGroup di Kiev dan wilayah sekitarnya. Pusat data RX-NAME di Nikolaev juga masuk dalam daftar target.
Menurut klaim Moskow, fasilitas tersebut untuk mengolah data sekaligus menjadi tempat penyimpanan dan pengelolaan situs web milik militer bersenjata Ukraina.
Sementara itu, pusat data Hosting Ukraina yang berlokasi di Odessa turut dilaporkan terkena serangan. Rusia menyebut fasilitas tersebut untuk mengelola informasi intelijen serta data operasional yang berkaitan dengan aktivitas unit militer Ukraina.
Di sisi lain, laporan mengenai keberhasilan mencegat hampir 28 ribu drone memperlihatkan intensitas penggunaan pesawat tak berawak dalam konflik kedua negara semakin tinggi sepanjang Oktober 2026.
Jumlah tersebut merupakan hasil penghitungan Sputnik berdasarkan data yang diumumkan Kementerian Pertahanan Rusia untuk periode 1-31 Oktober 2026.
Meski demikian, angka tersebut merupakan klaim dari pihak Rusia dan belum dapat dipandang sebagai verifikasi independen atas seluruh operasi udara selama periode tersebut.
Rentetan laporan mengenai pencegatan drone dan serangan terhadap fasilitas pendukung militer menunjukkan bahwa penggunaan teknologi nirawak serta perebutan kendali atas infrastruktur strategis masih menjadi bagian penting dalam konflik Rusia-Ukraina.
(hap)