- IG: @PartaiSosmed
Gara-Gara Ini, Politisi Hingga Warganet Ramai-Ramai Hujat Sri Mulyani: Udah Tahu Lagi Jadi Pusat Perhatian, Bukannya Tobat Malah...
"Bawa barang dari luar mereka bebas ya? aturan yg diterapkan ke rakyat beda sama mereka? its okay gpp, but. ketika yg seharusnya kena pajak tp diaudit jadi ga kena atau ga bayar pajak ni mereka gmn?." Tulis akun @HusniBalbied
"Emg kepar*t aparat2 ini, sok kuasa dan bergaya bangsawan, pdhal dinaikin sedikit derajatnya soknya minta ampun, beberapa kali bareng sm kacang ijo berbintang,ajudannya masuk smp pintu pesawat buat bawain tas doang ( bkn koper)." Tulis akun @GundiDr.
Banyaknya komentar yang bernada hujatan kepada Menkeu, Sri Mulyani, meski demikian ada juga komentar yang bernada positif. Menurutnya, apa yang dilakukan Sri Mulyani sebagai seorang pejabat tinggi memiliki hak mendapatkan perlakuan berbeda.
“Di bandara itu ada vip room pak/bu jg ada fasilitas mobil nya, semua yg keluar masuk sisi udara pun di periksa dengan ketat, jd tidak usah khawatir, mobil di gambar pun jg termasuk fasilitasnya dan bukan mobil pribadi. Mohon lebih bijak berkomentar dan bertanya bila kurang info.” Tulia akun @rgpermanaa
Sebelumnya, viralnya foto Sri Mulyani yang di Jemput di apron Bandara Soetta, pertama kali diunggah akun twitter @PartaiSosmed. Dalam unggahanya, menyatakan jika sebuah mobil masuk ke dalam apron bandara.
“Hallo @beacukaiRI, siapa nih yg tadi siang dijemput pakai mobil Bea Cukai sampai mobilnya masuk ke area landas pacu segala? Mana bawaannya banyak banget pula. Cc Pak @prastow @KemenkeuRI.” Tulis @PartaiSosmed pada 22 Maret 2023 lalu.
Kemudian, usai foto Alphard dikawal mobil Bea Cukai masuk apron Bandara Soetta, viral di Twitter, akun Twitter @PartaiSocmed pun menyebut jika orang di balik mobil Alphard itu adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Sudah ada klarifikasi bahwa itu adalah rombongan Ibu Menkeu Sri Mulyani yang baru pulang dari tugas ke Papua dengan pesawat Batik Air," demikian cuitan akun Twitter @PartaiSocmed.
Atas polemik ini, belum ada klarifikasi resmi dari Sri Mulyani atau pun Kementerian Keuangan secara resmi. (mii)