Cuaca Terpantau Cerah Berawan di Makassar
Makassar, tvOnenews.com — Pemantauan Hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Makassar, Sulawesi Selatan, dilakukan di Gedung Observatorium Universitas Muhammadiyah Makassar pada Selasa sore. Lokasi ini menjadi salah satu dari ratusan titik Pemantauan hilal di Indonesia.
Sejumlah pihak telah menyiapkan peralatan pengamatan sejak pukul 15.00 WITA. Tim BMKG Wilayah IV Makassar memasang satu teleskop utama, sementara Lembaga Dakwah Islam Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Makassar juga menyiapkan masing-masing satu teleskop tambahan.
Selain itu, tim Ilmu Falak dari Universitas Islam Negeri serta perwakilan Kementerian Agama dan ormas Islam turut berpartisipasi dalam pemantauan.
Kondisi cuaca di lokasi pengamatan terpantau cerah berawan. Cuaca tersebut dinilai cukup mendukung proses pengamatan, yang sangat bergantung pada visibilitas langit di ufuk barat saat matahari terbenam.
Berdasarkan perhitungan sementara BMKG, matahari diperkirakan terbenam pada pukul 18.23.39 WITA, sementara bulan terbenam pada pukul 18.28.46 WITA. Selisih waktu sekitar lima menit menjadi jendela pengamatan bagi tim pemantau hilal.
Namun, hasil perhitungan astronomi menunjukkan posisi hilal diperkirakan berada pada minus 1 derajat 38,66 menit di bawah ufuk. Kondisi ini menandakan hilal kemungkinan besar tidak dapat diamati dari wilayah Makassar.
Meski demikian, pengamatan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan sebelum hasilnya dilaporkan ke Kementerian Agama sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan.