news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aktivis Pro Israel Monique Rijkers Imbau Semua Ponpes Nyanyikan Lagu Yahudi Seperti Al Zaytun.
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

Makin Kesana Makin Kesini! Aktivis Pro Israel Monique Rijkers Imbau Semua Ponpes Nyanyikan Lagu Yahudi Seperti Al Zaytun

Ponpes Al Zaytun belakangan ini jadi sorotan karena perilaku pimpinannya Panji Gumilang. Hal itu menyebabkan ponpes itu mendapatkan cemoohan dari masyarakat
Rabu, 28 Juni 2023 - 13:14 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Ponpes Al Zaytun belakangan ini menjadi sorotan karena perilaku pimpinannya Panji Gumilang. Hal itu menyebabkan ponpes tersebut mendapatkan cemoohan dari masyarakat.

Apalagi ajaran-ajaran yang diberikan oleh Ponpes Al Zaytun dianggap sesat. Ditambah lagi argumen Panji Gumilang juga kerap menimbulkan kontroversi.

Namun meskipun mendapatkan cemoohan, ternyata masih ada pihak yang mendukung praktik tak wajar tersebut di Ponpes Al Zaytun. Salah satunya adalah aktivis pro Israel, Monique Rijkers

Menurutnya, Ponpes Al Zaytun menanamkan sikap toleransi kepada generasi muda. Salah satu buktinya ialah pengajaran lagu-lagu salam Yahudi.

Menurutnya, itu merupakan langkah yang baik untuk mengajarkan nilai toleransi kepada anak. Mengingat Indonesia sebagai negara yang menghargai keberagaman harus terus menanamkan toleransi pada generasi muda.  

"Itu benih baik ya saya bilang bagi kita di Indonesia yang pluralitas begini, yang besar, dan kita ini adalah negara muslim terbesar di dunia. Nah tentu saja pemikirannya harus bisa sesuai ya dengan nilai-nilai Pancasila. Pemikirannya harus sesuai juga dengan konteks geopolitik," kata Monique, dalam program Catatan Demokrasi di tvone, Selasa (27/6/2023).

Selain itu, Monique bahkan menyarankan pesantren lain untuk bisa meniru Panji Gumilang. Ia meminta pesantren lain untuk membawakan dan mengajarkan lagu-lagu Yahudi, seperti yang dilakukan Al Zaytun.

"Alangkah baiknya kan, kalau semua pesantren bisa nyanyi lagu Yahudi, bisa nyanyi lagu Tionghoa, bisa nyanyi lagu India, bener nggak? Jangan hanya lagu bahasa Arab," kata Monique.

Bagi Monique, Panji Gumilang adalah contoh toleransi yang sempurna. 

"Kalau saya sebagai seorang yang aktivis toleransi, aktivitas keberagaman, tentu sangat menyambut baik kegiatan-kegiatannya Al Zaytun. Kenapa? karena ini institusi pendidikan Islam dan mereka tampil dengan wajah toleran, dengan keberagaman, yakni menyanyikan lagu Yahudi," jelas Monique.

Ia juga buka-bukaan soal lagu Yahudi yang viral karena dibawakan Ponpes Al Zaytun. Menurutnya, lagu tersebut berjudul Havenu Shalom Alehem yang merupakan lagu rakyat Yahudi.  

"Itu betul lagu Yahudi, itu lagu kayak lagu rakyat Yahudi, jadi bukan lagu Israel. Jadi semua orang Yahudi di seluruh dunia mengenal lagu ini. Namanya lagu Shalom Alechem dan Syalom alaihim itu sendiri artinya damai atasmu," ujarnya

Sebelumnya, Ponpes Al Zaytun Indramayu menjadi perbincangan publik belakangan ini usai sang pemimpin Panji Gumilang menyebarkan berbagai ajaran kontroversial kepada para santri di pondok pesantren.

Pemimpin Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang memberikan ajaran menyimpang dari syariat Islam, mulai dari mengubah kalimat Syahadat, salam Yahudi hingga cara naik Haji yang berbeda.

Kini, mantan santri dan pengurus Ponpes Al Zaytun Ken Setiawan, blak-blakan membongkar kebobrokan pondok pesantren di bawah naungan Panji Gumilang.

Dilansir dari kanal Youtube Apa Kabar Indonesia Malam (AKIM) pada Senin (26/6/2023), sang alumnus mengungkapkan bahwa Panji adalah sosok yang cerdas.

“Kalau bertemu sudah tapi kalau ngobrol saya belum pernah. Bertemu di beberapa acara sering, Panji Gumilang paling hanya menyapa,” kata Ken Setiawan.

Dedengkot Ponpes Al Zaytun itu disebut sebagai sosol psikopat.

“Panji Gumilag ini orang yang cerdas tapi bahasa saya masuk ke kategori psikopat,” sambungnya.

Lebih lanjut, mantan pengurus Ponpes Al Zaytun mengatakan bahwa Panji Gumilang adalah sosok yang pandai menutupi kebohongan.

“Orang yang bisa menutupi kesalahannya, keburukannya ditutup dengan hal bagus. Satu orang bisa menipu jutaan orang," ujar Ken Setiawan.

Pasalnya, Panji Gumilang tak hanya pintar menipu masyarakat tapi juga menipu para pejabat.

"Dia mampu mengorganisir orang segitu banyak, dan mengelola Al Zaytun yang begitu besar. Dan  bukan hanya menipu masyarakat biasa tapi menipu para pejabat yang hadir kesana (Ponpes Al  Zaytun),” sambungnya.

Tak hanya itu, Ken juga menyampaikan sumber pendapatan Ponpes Al Zaytun. Ketua Crisis Center NII KW9 menghalalkan segala cara termasuk merampok harta orang lain.

“Dari Panji Gumilang gak menyampaikan silakan ngerampok, silakan nyuri, tapi mengatakan bahwa harta orang di luar kelompok termasuk orang tua yang belum berbayar itu kafir semua, dicuri nggak apa-apa,” ungkap Ken Setiawan.

Tak tanggung-tanggung, alumnus Ponpes Al Zaytun mengungkapkan target per orang mencapai Rp10 miliar setiap bulannya. Jika tidak bisa memenuhi target maka akan diberikan hukuman.

Salah satu hukumannya yakni diminta untuk melepas pakaian dan dicambuk hingga berdarah.

“Karena target kita kalau misalnya 1 bulan harus bawa Rp10 miliar, dapatnya misal Rp1 miliar itu nggak berani pulang kita, kalau pulang lepas baju dicambuk kalau belum berdarah belum berhenti,” tutur Ken Setiawan.

Menurut pengakuan Ken, kala itu para santri bisa meraih Rp1 miliar hanya dalam satu hari. Berbagai modus dilakukan termasuk berpura-pura menjadi asisten rumah tangga.

Tak hanya itu, Pemimpin Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang juga memperoleh dana dengan modus pendirian yayasan yatim piatu dan dhuafa. (Mg3/ree)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:10
17:09
03:05
05:01
02:24
01:36

Viral