Balikpapan, tvOnenews.com - Presiden prabowo Subianto meresmikan mega proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek ini merupakan modernisasi kilang terbesar di Indonesia dan termasuk dalam Proyek Strategis Nasional.
RDMP Balikpapan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas penyulingan dan pengolahan minyak mentah dengan standar mutu bahan bakar setara Euro 5.
Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan kilang akan bertambah hingga 100 ribu barel per hari, sehingga mampu meningkatkan produksi bensin nasional secara signifikan.
Selain peningkatan kapasitas kilang, proyek ini juga mencakup pembangunan dua unit tangki penyimpanan minyak mentah baru, masing-masing berkapasitas 1 juta barel.
RDMP Balikpapan turut dilengkapi dengan pengoperasian unit pemurnian LPG yang memiliki kapasitas produksi mencapai 43.000 ton per tahun.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut proyek RDMP Balikpapan akan memberikan penghematan devisa yang besar. Dengan tambahan produksi bensin sekitar 5,8 juta kiloliter per tahun, impor bensin nasional dapat ditekan secara signifikan.
Prabowo menegaskan, proyek ini menjadi langkah penting menuju kemandirian energi nasional. Menurutnya, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada pasokan energi dari luar negeri.
Secara ekonomi, RDMP Balikpapan diproyeksikan mampu menghemat impor bahan bakar minyak hingga Rp68 triliun per tahun, sekaligus memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional.