news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lasmin, Mantan Aparat NII yang bertugas sebagai pengawal Panji Gumilang..
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Bekas Pengawal Panji Gumilang Ungkap Hal Nyeleneh Si Dedengkot Al-Zaytun: Dijanjikan Masuk Surga

Nama Panji Gumilang selaku pimpinan Ponpes Al-Zaytun masih jadi sorotan publik. Terbaru, eks pengawal NII ungkap hal mengejutkan tentang Panji Gumilang. (20/7)
Kamis, 20 Juli 2023 - 06:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Panji Gumilang selaku pimpinan Ponpes Al-Zaytun masih jadi sorotan publik. Terbaru, eks pengawal NII ungkap hal mengejutkan tentang Panji Gumilang.

Proses hukum Panji Gumilang masih berjalan, seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Mabes Polri pada Senin (03/07/2023). 

Pemeriksaan yang dilakukan selama sekitar 8 jam tersebut membahas mengenai dugaan kasus penistaan agama, status Panji Gumilang kini naik ke penyelidikan dari penyidikan.


Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang saat memberikan ceramah di Ma'had Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Bareskrim Polri belum melakukan gelar perkara soal kasus penistaan agama Panji Gumilang, hingga saat ini polisi masih berfokus terkait pemeriksaan saksi ahli dan barang bukti.

Mantan Aparat NII ungkap fakta doktrin selama mengawal Panji Gumilang

Satu persatu borok dari Panji Gumilang dan Al-Zaytun terungkap ke publik, hal itu melalui para mantan anggota NII KW 9 (Negara Islam Indonesia).

Pengakuan dari salah satu anggota NII yang bertugas sebagai pengawal Panji Gumilang ini sampai menganggap seluruh keluarganya kafir lantaran tak ingin menjadi anggota NII. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Dalam sebuah forum di Catatan Demokrasi tvOne, Lasmin yang merupakan aparat NII yang bertugas mengawal Panji Gumilang menceritakan pengalaman pedih saat masih menjadi anggota NII.

Hal itu berawal ketika dirinya mendengar cerita dari anggota NII lainnya yang juga hadir di forum Catatan Demokrasi yang bernama Ahmad Sudimin, seorang mantan penggalang dana NII.

Lasmin saat itu langsung meneteskan air matanya, lantaran mengingat pengalaman pahit semenjak bergabung di NII.

“Begitu mendengar penjelasan dari pak Sudimin, apa yang dilakukan oleh pak Sudimin tidak beda jauh dengan saya. Begitu juga saya mengalami hal yang sama,” ungkap Lasmin dalam program acara Catatan Demokrasi, tvOne. 

“Bahkan orang tua sendiri, keluarga saya sendiri, adik-adik dan saudara-saudara saya, semua saya katakan kafir karena tidak mau ikut (jadi anggota NII),” sambungnya.


Lasmin, eks Aparat NII menangis saat menceritakan pengalaman pahitnya saat menjadi anggota NII KW 9.

Lasmin mencerita pada waktu itu, adiknya yang sedang menghadapi ujian akhir STM, sampai harus ia culik dari Kebumen untuk dibawa ke Jakarta dengan maksud untuk dihijrahkan.

"Setelah di sana, baru tiga hari dia langsung kena stroke, saking stresnya," ujarnya.

Bahkan adik kandungnya akan segera menikah pada hari itu ia gagalkan, orang tuanya pun stress dan menceburkan diri ke sebuah waduk di daerah Kebumen.  

Beruntung nyawanya masih dapat tertolong setelah diselamatkan oleh orang yang sedang memancing.  

Semua yang ia lakukan itu disebabkan oleh doktrin yang diberikan Panji Gumilang sebagai pemimpin NII KW9.  

“Doktrinnya kan jelas, ‘Siapa sih yang nggak mau masuk surga?’. Doktrin yang paling kuat kan itu dijanjikan masuk surga. Kalau di dunia ini hanya sandiwara seperti ini, tetapi di dalam semua itu kan ada doktrin yang menjanjikan bahwa dijamin akan masuk surga, dibawah naungan negara karunia Allah, dipimpin oleh Presiden Panji Gumilang,” jelasnya. 

Setelah perbuatan Panji Gumilang ini terungkap di media dan seluruh pembicaraan publik, kini ia menyadari bahwa seluruh perbuatannya ini merupakan rekayasa atau sandiwara yang dibuat oleh pemerintah NII dan Panji Gumilang. 

“Setelah saya melihat dan mendengar kutipan dari bapak Mahfud MD bahwa Panji Gumilang, Al Zaytun, dan NII KW9 itu adalah memang settingan dari pemerintah (NII). itu lebih menyakitkan lagi buat saya setelah mendengar semua ini, sangat sakit!” ungkapnya.

Selain itu ia pun menyinggung tentang apa yang disampaikan oleh Ahmad Sudimin, bahwa ia juga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang bahkan hingga mencuri dan menipu orang, semua itu karena dijanjikan akan mendapatkan surga. 

Menurutnya semua yang ia lakukan adalah Halal, sebab selain anggota NII disebut sebagai kafir.  

“Melenceng dari Syariat Islam itu menurut siapa? Menurut NII KW9 itu sah-sah saja, dan itu Halal. Setelah masuk NII, orang-orang yang diluar NII itu Kafir, hartanya semuanya halal. Apalagi disitu kondisinya perang,” pungkasnya. (kmr/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:25
00:57
09:29
05:05
02:16
00:51

Viral