- Abdul Rohim
Gawat, Stok Oksigen di Rumah Sakit di Pati Menipis
Pati, Jawa Tengah - Bupati Pati Haryanto mengaku was-was dengan ketersediaan oksigen di sejumlah Rumah Sakit rujukan yang menangani pasien covid-19. Pasalnya stok oksigen di rumah sakit mulai menipis.
Dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasien covid-19 di Pati terus meningkat. Kondisi ini membuat rumah sakit di Pati mulai kewalahan menangani pasien, dari mulai kekurangan ruangan, tenaga medis, dan oksigen.
Kebutuhan oksigen yang semakin meningkat membuat stoknya di rumah sakit menurun. Diperkirakan ketersediaan oksigen di masing-masing rumah sakit hanya cukup satu hingga dua hari, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meminta bantuan pemerintah pusat untuk bantuan ketersediaan oksigen.
"Satu minggu ini, saya waswas dengan pasokan oksigen. Mohon ada peran serta dari pemerintah pusat, karena saya hampir satu minggu lebih ini dimintai tolong penanganan suplai oksigen karena agak terlambat. Sekalipun diisi tetap waswas, karena kebutuhan pasien covid-19 adalah oksigen. Kalau oksigen terlambat, ini bisa menjadi persoalan," ujar Haryanto.
Haryanto yang juga merupakan Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pati ini mengatakan terus berusaha menambah ruangan untuk merawat pasien covid-19. Saat ini lebih dari 200 pasien covid-19 dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan.
Hingga Rabu (23/6), masih banyak pasien yang ditangani secara darurat di depan IGD RSUD RAA Soewondo pati. Mereka terpaksa dirawat di luar Instalasi Gawat Daruat karena ruang perawatan sudah penuh. (rohim/ika/act)