- Tim tvOne/Muhammad Bagas
Kemarin Projo Akan Dukung Capres Inisial P, Kini Projo Dukung Cawapres Anak Muda, Siapa?
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Pemenangan Pilpres relawan Pro Jokowi (Projo) Panel Barus mendukung cawapres 2024 berasal dari kalangan muda.
Alasannya karena mayoritas pemilih di Pemilu 2024 berasal dari kalangan muda yakni generasi milenial dan generasi Z.
“Sehingga dalam pragmatisme pemilu tentu keterwakilan politik anak muda untuk bisa menang itu jadi penting,” ujar Panel saat konferensi pers di Metro Coffee Bar, Jakarta Pusat, Kamos (12/10/2023).
Terkait hal ini, dia menyebut Projo mempertimbangkan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai cawapres dukungannya di Pilpres 2024.
“Sehingga nama Mas Gibran akhirnya begitu mencuat karena ada faktor tadi. Ya tentu tidak mungkin semua setuju, tapi variabel keterwakilan anak muda ini kemudian punya daya dorong, daya uji tersendiri dalam elektoral besok,” jelas Panel.
Meski demikian, dia menyebut nama Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga dibahas dalam diskusi internal Projo sebagai kandidat cawapres potensial.
Namun, Panel menegaskan deklarasi cawapres dukungan Projo akan dilakukan usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) keluar. Adapun putusan itu terkait gugatan batas usia minimal capres-cawapres.
“Putusan MK terkait batas usia yang sangat ditunggu-tunggu oleh kita. Bukan hanya kita, tetapi oleh seluruh rakyat Indonesia yang mungkin juga punya harapan yang sama,” jelas dia.
Adapun gugatan MK terkait batas minimal usia capres-cawapres disebut menjadi alat untuk memuluskan jalan Gibran maju cawapres 2024.
Wali Kota Solo sekaligus kader PDIP itu didorong menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2024.
Sebelumnya, Ketum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menyebut bakal memberikan dukungan kepada bacapres berinisial 'P' pada Pemilu 2024. Ia mengatakan dukungan itu akan dideklarasikan pada acara Rakernas Projo yang akan dihelat di Indonesia Arena pada 14-15 Oktober mendatang.
"Calon yang kita dukung adalah Pak P. Kan sudah pernah dikutip. Kecenderungan besar ke Pak P," kata Budi di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/10). (saa/ebs)