Pemalang, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban yang dilaporkan hilang di wilayah Pemalang dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter di kawasan Watuulanggar, setelah proses pencarian yang sempat terkendala medan ekstrem.
Staf Basarnas Semarang Unit Siaga SAR Pemalang, Andika, menjelaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta relawan. Total personel yang diterjunkan dalam operasi tersebut berjumlah sekitar 80 orang.
Proses evakuasi sempat mengalami hambatan karena lokasi korban berada di jurang yang curam dan sulit dijangkau.
Medan terjal serta kondisi geografis menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat dalam mengevakuasi korban dari dasar jurang.
Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi meninggal dunia. Tim menduga korban mengalami luka akibat benturan dengan bebatuan saat terjatuh ke jurang, meski penyebab pasti kematian selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke lokasi yang lebih aman untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai setelah seluruh rangkaian pencarian dan evakuasi tuntas dilakukan.
Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya para pendaki dan pencinta alam, agar selalu memperhatikan kondisi fisik, kesiapan logistik, serta faktor keselamatan sebelum melakukan aktivitas di medan berisiko. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.