news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wapres Ma'ruf Amin memberikan keterangan kepada wartawan di Jambi, Selasa (31/10/2023)..
Sumber :
  • ANTARA

Boikot Produk Israel, Ini Respon Penting dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Nanti Itu Akan Dibicarakan

"Saya kira itu kita lihat saja nanti itu (seruan boikot produk Israel) kan memang ada berbagai suara ya, ya kita lihat apakah itu efektif atau bagaimana nanti itu akan dibicarakan,"
Kamis, 2 November 2023 - 05:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com - Ajakan agar warga Indonesia melakukan boikot produk Israel meramaikan percakapan di berbagai ruang media sosial kekinian. Mayoritas netizen berpendapat aksi boikot produk akan efektif untuk menekan Israel yang sedang melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Rupanya, seruan boikot produk Israel ini juga mendapat perhatian serius dari pemerintah Indonesia. Baru-baru ini Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengakui pemerintah masih memantau apakah seruan boikot itu akan efektif dan berdampak. 

"Saya kira itu kita lihat saja nanti itu (seruan boikot produk Israel) kan memang ada berbagai suara ya, ya kita lihat apakah itu efektif atau bagaimana nanti itu akan dibicarakan," kata Wapres dalam keterangannya di Jambi, Selasa (31/10/2023) kemarin.

(Mahasiswa demo serukan boikot produk israel. Sumber: ANTARA)

Ma'ruf Amin juga tidak memungkiri bahwa seruan boikot produk Israel tersebut semakin meluas di antara masyarakat di berbagai negara. 

"Sampai sekarang kalau yang dibicarakan di PBB itu menghentikan itu ya. Jadi, itu kalau yang boikot itu masih disuarakan oleh berbagai pihak masyarakat di berbagai negara," ujar dia.

Kiai Ma'ruf menegaskan, Pemerintah Indonesia saat ini masih terus menyuarakan di forum resmi seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mengajak negara-negara mendesak Israel berhenti melakukan serangan ke Palestina. 

Selain gigih mendorong negara-negara di dunia mendesak Israel menghentikan agresi militer ke Palestina, Pemerintah juga terus mengirimkan bantuan kepada rakyat Palestina. Termasuk mendesak bantuan kemanusiaan dari berbagai negara bisa masuk ke Palestina. 

"Indonesia juga mengutuk serangan Israel terhadap Rumah Sakit Al-Ahli (Baptist). Ini jelas pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pesan video.

(Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat mengenai situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina di New York, Amerika Serikat, Senin (30/10/2023). Sumber: ANTARA)

Jokowi menegaskan bahwa Indonesia tidak akan tinggal diam melihat korban sipil terus berjatuhan dan membiarkan ketidakadilan terhadap rakyat Palestina terus terjadi.

Respon MUI: Ini Protes yang Sangat Manusiawi

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan seruan boikot produk Israel yang ramai bergaung di media sosial merupakan reaksi kekecewaan masyarakat terhadap tindakan kekerasan perang yang tidak berperikemanusiaan.

"Ini bentuk protes yang sangat manusiawi karena ada tindakan yang tidak berperikemanusiaan sehingga ini adalah reaksi dari aksi yang dilakukan," kata Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan di Jakarta, Rabu (1/11/2023).

"Jadi jangan dipahami boikotnya saja, aksi ini bentuk reaksi dari apa yang terjadi," lanjut Amirsyah Tambunan.  

Dia mengatakan akar masalah terjadinya seruan pemboikotan, baik di Indonesia maupun sejumlah negara lainnya, merupakan respons yang wajar terjadi atas tindakan kekerasan perang.

Namun, dia menjelaskan seruan boikot produk Israel juga harus dibedakan, khusus untuk produk yang jelas-jelas digunakan untuk mendukung peperangan. MUI sepakat bahwa produk tersebut harus digaungkan untuk diboikot bersama-sama.

"Akar masalahnya pada melakukan tindakan kekerasan melalui perang ketika ada produk (Israel) yang mendukung ini sama saja, kita harus hentikan," kata dia.

Seruan yang mendukung aksi boikot produk-produk Israel dan produk-produk yang secara terang-terangan mendukung serangan Israel ke Gaza terus meningkat di berbagai platform media sosial, termasuk di Indonesia.

(Foto arsip - Asap mengepul setelah serangan udara Israel di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Kamis (26/10/2023). Sumber: ANTARA)

Aksi boikot diklaim menjadi salah satu dukungan yang bisa diberikan warga yang peduli kondisi Palestina selain donasi dan doa.

Kemenperin: Boikot Produk Israel Momen Perkuat Industri Lokal

Ajakan boikot produk Israel yang ramai digaungkan di media sosial, rupanya bisa menjadi momentum yang baik untuk memperkuat industri dalam negeri, demikian disampaikan Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika.

"Di sosmed ada ajakan-ajakan untuk memboikot beberapa produk, ya mudah-mudahan itu akan menjadi momentum yang bagus bagi kita untuk memperkuat pengetatan arus barang karena kita masih impor beberapa produk," katanya, Selasa (31/10/2023).

Putu menyebut ajakan boikot tersebut juga turut membantu upaya pemerintah yang tengah melakukan pengetatan barang impor masuk ke dalam negeri. Putu juga berharap produk-produk produksi dalam negeri bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh pasar domestik.

Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sejumlah komoditas yang diimpor dari Israel ke Indonesia. 

"Kalau kita tidak memiliki hubungan diplomatik tidak berarti secara ekonomi kita tidak boleh melakukan hubungan dagang. Tetap bisa dilakukan karena ini sifatnya business to business," kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (16/10/2023).

Dia menjelaskan, komoditas utama barang impor dari Israel, yaitu mesin peralatan mekanis dan bagiannya. Begitu juga dengan perkakas dan peralatan logam tidak mulia serta mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya. 

"Total impor Israel selama Januari sampai September 2023 adalah 14,4 juta dolar AS," ujar Amalia.

Sementara, nilai impor Israel ke Indonesia pada 2020 adalah 56,5 juta dolar AS. Adapun, pada 2021 nilai impornya mencapai 26,5 juta dolar AS dan pada 2022 mencapai 47,8 juta dolar AS.

BDS Movement

Seruan yang mendukung aksi boikot produk-produk buatan Israel dan produk-produk yang secara terang-terangan mendukung serangan Israel di Gaza terus meningkat di berbagai platform media sosial, termasuk di Indonesia.

Aksi boikot diklaim menjadi salah satu dukungan yang bisa diberikan warga yang peduli kondisi Palestina selain donasi dan doa.

Di media sosial seperti X (sebelumnya Twitter) dan TikTok banyak pengguna yang menggunakan tagar "BDSMovement". Secara sederhana, (BDS) Movement atau Boycott, Divestment and Sanctions adalah gerakan protes non-kekerasan global.

Gerakan ini berupaya menggunakan boikot ekonomi dan budaya terhadap Israel, divestasi keuangan dari negara, dan sanksi pemerintah untuk menekan pemerintah Israel agar mematuhi hukum internasional dan mengakhiri kebijakan kontroversialnya terhadap Palestina. 

BDS adalah sebuah taktik, bukan sebuah organisasi, sehingga kelompok-kelompok yang berbeda berkampanye sendiri yang mungkin berfokus pada serangkaian target yang sedikit berbeda, meskipun semuanya memiliki landasan moral dan taktik perlawanan yang damai. 

Salah satu arahan BDS adalah untuk menggoyahkan dukungan Barat terhadap pemerintah Israel, melalui tiga tuntutan utama, yakni:
1. Agar Israel mengakhiri pendudukannya di wilayah Palestina di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur;
2. Memberikan hak penuh kepada warga Palestina terhadap Israel;
3. Mengizinkan pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka.

(Arsip - Truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan memasuki Gaza dari titik penyeberangan pada perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Mesir, Sabtu (21/10/2023). Sumber: ANTARA)

Sebagaimana diketahui, kondisi di Gaza makin memprihatinkan. Otoritas kesehatan Gaza mengungkapkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza melonjak menjadi 8.525 orang.

Korban meliputi 3.542 anak-anak dan 2.187 perempuan, serta 21.542 orang lainnya luka-luka, sedangkan lebih dari 1.538 warga Israel juga tewas dalam konflik tersebut. (ito)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral