- Tim tvOnenews/Rizki Amana
Sambangi Massa Pendemo Tolak Konser Coldplay di SUGBK, Kapolda Metro Jaya : Sudah Dikasih Tempat!
Jakarta, tvOnenews.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto menyambangi massa pendemo tolak keberlangsungan konser band Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Rabu (15/11/2023).
Saat itu pula Karyoto menyambangi perwakilan massa pendemo yang tengah melakukan orasi jelang konser band asal Inggris itu berlangsung.
"Kan sudah di kasih tempat di Patung Kuda kalau enggak di DPR, kalau Anda enggak mau diatur silahkan," kata Karyoto di lokasi, Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Lantas perwakilan massa pun turut menemui Karyoto yang secara tegas meminta aksi demo berpindah lokasi.
Saat itu, Karyoto dengan tegas memarahi perwakilan massa yang mengulur waktu berpindah lokasi aksi demontrasi.
"Daerah konflik kalian mau perang sama mereka semua? Kalian sudah dikasih tempat, di Patung Kuda kalau enggak di Gedung DPR," ungkapnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap pihaknya tak menerima pengajuan izin terkait aksi demontrasi menolak keberlangsungan konser band Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Rabu (15/11/2023).
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat ditemui di Gedung Promoter.
"Sejauh ini Polda Metro jaya belum menerima pemberitahuan apapun dan tentunya kami menghimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang di luar koridor prosedur hukum," kata Trunoyudo kepada awak media, Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Trunoyudo menuturkan pihaknya sebelumnya telah melakukan imbauan untuk pengajuan izin menggelar aksi demo kepada elemen masyarakat terkait keberlangsungan konser Coldplay di SUGBK.
Kendati demikian, ia mengaku hingga saat ini tak ada penyampaian izin dari elemen masyarakat yang berencana menggelar aksi demo menolak konser Coldplay.
"Sudah kami sampaikan mengimbau memberikan ruang waktu, hari ini tidak ada pemberitahuan, tentu langkah tindakan hanya kita lakukan sebagai langkah terakhir. Harapannya kita sama-sama meningkatkan mewujudkan rasa aman sehingga semua bisa berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku," katanya.
Di sisi lain, kata Trunoyudo pihaknya telah menyiagakan 3.906 personel gabungan terkait aksi demo menolak konser Coldplay.
Masa Demo Coldplay Minta Sandiaga Uno dan Mahfud MD Tobat
Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Anti Nasional (Granati) LGBT mengancam memboikot gelaran konser band asal Inggris yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Rabu (15/11/2023).
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Granati LGBT, Buya Husen mengatakan setidaknya ribuan massa bakal menggeruduk SUGBK.
"1.000 orang (massa). Tolak, batalkan, dan bubarkan konser Coldplay," kata Buya Husen dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Selain mendesak dihentikannya konser tersebut, Buya Husen mengaku massa yang berdemo turut akan meminta Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno dan Menkopolhukam, Mahfud MD untuk bertobat.
Pasalnya, pihaknya menilai dua pejabat negara itu turut mendukung keberlangsungan konser Coldplay yang disinyalir mendukung kegiatan LGBT.
"Kita tetap akan menasihati Menparekraf, Sandiaga Uno dan Menkopolhukam, Mahfud MD juga panitia penyelenggara agar tobat," ungkapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menutut Mabes Polri untuk menangkap penyelenggara konser band Coldplay tersebut akibat diduga melanggar konstitusi.
"Juga menuntur Mabes Polri untuk menangkap dan memeriksa mereka karena telah melanggar konstitusi di NKRI yaitu Pancasila Sila Pertama, UUD 1945 Pasal 29 Ayat 1 dan Pasal 31 Ayat 3," katanya. (raa/ree)