news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seusai Viral Mobil Plat B Dirusak Bobotoh saat Persib Juara Liga 1, Korban Akhirnya Blak-blakan di Depan Pj Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA

Seusai Viral Mobil Plat B Dirusak Bobotoh saat Persib Juara Liga 1, Korban Akhirnya Blak-blakan di Depan Pj Gubernur Jawa Barat

Momen mengerikan sempat terjadi ketika Persib Bandung juara Liga 1 yang membuat oknum Bobotoh melakukan perusakan mobil plat B kepada masyarakat, yang mana videonya viral di media sosial.
Rabu, 5 Juni 2024 - 02:02 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara itu, Fanny sang suami menerangkan bahwa atas kejadian tersebut, kaca pintu tengah samping kanan mobilnya pecah dan anak-anaknya mengalami syok.

"Anak-anak saat itu sedang tidur di belakang. Anak-anak takut, bahkan yang kecil sempat demam karena mungkin gak bisa tidur malamnya jadi besoknya sempat demam, tetapi sekarang alhamdulillah sudah ceria lagi mudah-mudahan tidak ada trauma. Sejauh ini hanya kaca yang rusak," kata Fanny.

Keluarga tersebut mengaku selepas kejadian pemecahan kaca tersebut, mereka tidak pulang, melainkan ke Cijerah ke rumah orang tuanya, karena merasa takut, dan baru hari Minggu baru mau untuk pulang.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jabar memberikan santunan atas berbagai kerugian yang dialami oleh Vivi dan Fanny. 

Vivi dan Fanny sendiri berkesempatan berfoto bersama punggawa Persib Henhen Hediana dan Beckham Putra.

Di kesempatan itu, Manajer Persib Bandung sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar yang hadir menyayangkan kejadian tersebut bisa sampai viral dan berpotensi mencoreng nama Bobotoh.

"Yang saya heran sampai viral. Padahal temui saya dulu satu mobil saja bisa saya ganti," ucap Umuh.

Vivi menegaskan bahwa yang mereka soroti bukan semata penggantian kerusakan mobil, tetapi perkembangan anak mereka.

"Bagi kami masalahnya bukan uangnya, kami untuk mengganti bisa sendiri, tetapi psikologis anak kami, terimakasih," tutur Vivi.

Bey selepas mempersilakan pasangan itu duduk menekankan bahwa undangan ini adalah agar Vivi dan Fanny tetap merasa memiliki Persib.

"Jadi, tidak ada maksud lain. Sebagai pemerintah tentu kita harus edukasi Bobotoh termasuk masyarakat agar tidak sewenang-wenang. Dan kami harus zero mistake, seperti PPDB itu hari pertama error kami akui, nah masyarakat juga langsung mengadu di medsos dan itu adalah kenyataan yang harus kami hadapi dan kami selalu terbuka dengan medsos ini," tuturnya.(ant/lgn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral