- Istimewa
Grusa-Grusu Bu Salsa Mundur sebagai Guru di Jember Usai Video Syur Dirinya Viral, PGRI Ingatkan "Bu SR": Perjuangan Lolos PPPK Tidak Main-Main Loh
Jakarta, tvOnenews.com - Grusa-grusu Bu Salsa mundur sebagai guru di Jember usai video syur dirinya viral, PGRI sampai mengingatkan “Bu SR” bahwa perjuangan untuk lolos PPPK itu tidaklah mudah.
Bu Salsa yang merupakan guru honorer di Jember sempat bertempur supaya dirinya bisa lolos menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
“Bu SR” pun memenuhi semua syarat pengajuan PPPK tersebut hingga dia dinyatakan seleksi berkas PPPK tahap II tahun anggaran 2024.
Bu Salsa berhasil beradu nasib dengan ribuan honorer lainnya yang ingin mendapatkan posisi terbaik.
Namun, takdir berkata lain. Sebelum dinyatakan lolos seluruh seleksi PPPK, Bu Salsa malah mengundurkan diri sebagai guru.
Bukan tanpa alasan, “Bu SR” mengundurkan diri sebagai guru karena video syur Bu Salsa itu menjadi viral di dunia maya.
Terkait hal ini, Humas PB PGRI Ilham Wahyudi angkat bicara.
Ternyata dia sempat berkomunikasi dengan Bu Salsa terkait pengunduran diri itu.
"Saya sempat menanyakan kepada Bu Salsa. Mengapa kok mengundurkan diri? Apakah keputusan tersebut dipikirkan dengan matang atau cuma grusa-grusu?,” kata Ilham, Kamis (6/3/2025) malam.
Ilham mengatakan jawaban Bu Salsa, yakni dia mundur sebagai guru karena video syurnya mendadak viral.
Keputusan pengunduran dirinya terjadi pada 7 Februari 2025 lalu.
Padahal, beberapa hari kemudian muncul hasil seleksi PPPK dan menyatakan Bu Salsa lolos.
"Sangat disayangkan jika Bu Salsa mundur. Terlebih dia lolos PPPK yang notabene idaman setiap honorer. Perjuangan lolos PPPK tidak main-main lho,” ujarnya.
Sebagai aktivis pendidikan, Ilham berupaya agar Bu Salsa tetap menerima haknya sebagai guru yang lolos PPPK tahap II.
Pasalnya, menurut dia, Bu Salsa sudah meminta maaf dan memberikan klarifikasinya dengan jelas.
"Dia masih layak menjadi guru. Toh dia sudah minta maaf telah membuat video syur itu. Lagi pula dia juga korban penipuan pacar online-nya. Intinya video syur tersebut bukan kesengajaan Bu Salsa untuk disebar dan diperjualbelikan. Dia hanya korban," jelasnya.
Ilham pun berharap Bu Salsa bisa kembali mengajar sesuai dengan bidangnya seperti sedia kala.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Sukowinarno mengaku telah menindaklanjuti “kasus” Bu Salsa itu.
"Kami konfirmasi langsung kepada kepala sekolahnya dan hadir ke BKPSDM. (Kepala Sekolah) menyampaikan kalau yang bersangkutan sudah mengundurkan diri kerja per 7 Februari 2025," ungkap Sukowinarno.
Dia menyebut kepala sekolah tempat Bu Salsa mengajar itu sudah membuat surat pernyataan bermaterai.
Surat itu menegaskan bahwa Bu Salsa sudah tidak aktif bekerja sebagai tenaga pendidik.
Berdasarkan keterangan tertulis dari pihak sekolah itu, Sukowinarno menyebut Bu Salsa tidak memenuhi syarat mendaftar PPPK Pemkab Jember tahap II.
Sebelumnya, Bu Salsa dinyatakan lolos seleksi berkas PPPK berdasarkan pengumuman Nomor: 800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada 13 Februari 2025 lalu.
Bu Salsa termasuk 3.844 pelamar yang lulus seleksi administrasi PPPK Pemkab Jember Pra Sanggah.
Dia diketahui mengambil formasi tenaga teknis administrasi perkantoran di satuan pendidikan sekolah dasar negeri di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.
Kabar teranyar, Bu Salsa diketahui telah menikah dan memulai hidup barunya.
Dia disebut-sebut telah melangsungkan akad nikah pada 28 Februari lalu. Adapun pria yang mempersunting Bu Salsa bernama Luqman.
Hal ini diketahui lewat foto di unggahan TikTok Bu Salsa. Pada unggahan itu Bu Salsa mengunggah fotonya saat berada di kursi pelaminan. (sss/nsi)