- Tim tvOne/Adinda
Berapa THR Ojol yang Cair? Menaker Yassierli Berharap Aplikator Kasih Segini
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli mengungkap besaran tunjangan hari raya (THR) atau bonus hari raya (BHR) yang didapatkan oleh pengemudi dan kurir online yakni sebanyak 20 persen dari pendapatan bulanan.
Hal ini diungkapkan dirinya dalam Konferensi Pers terkait kebijakan THR Keagamaan Tahun 2025, di Gedung Kemenaker RI, pada Selasa (11/3/2025).
“Bagi pengemudi dan kurir online yang produktif dan berkinerja baik, bonus Hari Raya Keagamaan diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir,” kata Yassierli.
Sementara itu Yassierli mengatakan bahwa bagi pengemudi dan kurir online di luar kategori bekerja selama 12 bulan, diberikan bonus Hari Raya Keagamaan sesuai kemampuan perusahaan aplikasi.
Lebih lanjut Yassierli mengungkapkan bahwa Bonus Hari Raya Keagamaan diberikan paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.
“Pemberian bonus Hari Raya Keagamaan tidak menghilangkan dukungan kesejahteraan bagi pengemudi dan kurir online sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang telah diberikan oleh perusahaan aplikasi,” jelas Yassierli.
Kemudian Yassierli menerangkan, pemberian BHR Keagamaan merupakan apresiasi atas kerja keras pengemudi dan kurir online yang telah berkontribusi dalam mendukung layanan transportasi dan logistik digital di Indonesia.
“Saya harap kebijakan ini dapat dilaksanakan dengan baik demi kesejahteraan para pengemudi dan kurir online dan untuk mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis,” tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengimbau perusahaan transportasi berbasis aplikasi memberikan THR kepada mitra pengemudinya dalam bentuk uang tunai pada lebaran 2025.
“Pada tahun ini, pemerintah menaruh perhatian khusus kepada para pengemudi dan kurir online yang telah memberi kontribusi penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia. Untuk itu, pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus hari raya kepada kurir dan pengemudi online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja,” kata Prabowo.
Presiden menyebut pimpinan perusahaan angkutan berbasis aplikasi berkomitmen untuk memberikan THR kepada pengemudi ojol dan kurir.
"Kami dapat komitmen pimpinan perusahaan ojek online, yaitu Saudara Patrick Walujo selaku CEO GoTo dan CEO Grab Anthony Tan, dan juga hadir bersama kita siang hari ini perwakilan pengemudi ojek online dari Gojek dan Grab," kata dia. (ars/ebs)