- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Letjen Purnawirawan TNI Yayat Sudrajat ke Hercules: Dia Sampah Masyarakat, Bela Orang yang Bayar, Cari Duit dengan Menekan Rakyat
Yayat pun mengimbau Hercules agar introspeksi diri dengan perkataan dan perbuatannya.
“Punten dia katanya sudah masuk agama islam. Tapi sekarang coba introspeksi diri apa yang dilakukan. Apa sesuai syariat islam? Dari omongan aja kita dapat gambaran kelakuan dia,” katanya.
Eks Kopassus ini pun menyebut kini Hercules menjadi sosok yang paling hebat padahal dulu Ketua Umum GRIB Jaya itu meminta bantuan TNI.
“Sekarang datang ke Solo ke tempatnya Jokowi. Kok sekarang seolah-olah dia yang paling hebat. Seolah-olah dia yang bela negara. Apanya? Enggak ada. Saya yakin kalau game over masyarakat senang,” ungkapnya.
Yayat pun lantas meminta maaf atas ucapannya. Namun, hal ini dia katakan di wawancara itu karena dia geram dengan Hercules.
“Mending dia ditembak, dibacok enggak mempan. Matanya aja enggak ada, tangan kena, harusnya sadar dia. Dia bilang Sutiyoso mau mati, ya lu yang hampir di kubur. Itu diingatkan Yang Maha Kuasa untuk sadar. Punten saya ngomong gini. Udah keterlaluan, enggak ada etika,” jelasnya.
Pada kesempatan terpisah, Hercules lewat Razman menyampaikan permintaan maafnya kepada Sutiyoso.
Akan tetapi, dia menekankan perkataan Sutiyoso bau tanah itu lantaran adanya aksi-reaksi. Razman menyebut Hercules berkata demikian lantaran Sutiyoso yang lebih dulu menyinggung masalah baret merah ormas.
Di kesempatan terpisah pula Sutiyoso menerima permintaan Hercules Cs. Namun, Sutiyoso mengatakan Hercules juga harus meminta maaf kepada Gatot Nurmantyo. (nsi)