News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Mencengangkan Ledakan Sisa Bom Perang Dunia II di Biak Papua

Minggu, (31/5) sore, publik dikejutkan dengan kabar ledakan di pemukiman padat penduduk, Kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor Papua
Senin, 1 Juni 2026 - 20:15 WIB
Polres Biak Bocorkan Kondisi Terkini Usai Ledakan di Biak Papua: 3 Orang Hilang, 5 Tewas
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Minggu, (31/5) sore hari, publik dikejutkan dengan kabar ledakan di pemukiman padat penduduk, Kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Pasalnya, ledakan itu menelan korban dan kabarnya, ledakan itu bersumber dari sisa bom Perang Dunia II. Lantas, apa saja fakta-fakta mencengangkan dari insiden tersebut?

Biak, Papua diketahui pernah menjadi lokasi pertempuran saat Perang Dunia II.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan catatan, perang di Teluk Geelvink terjadi antara Angkatan Darat Amerika Serikat dan Angkatan Darat Jepang dari 27 Mei hingga 17 Agustus 1944. Berlangsung.

Sehingga, tidak aneh bila di wilayah Biak masih ada sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II.

Kemudian berdasarkan keterangan polisi, ledakan itu menewaskan lima warga, tiga orang dilaporkan hilang, serta menghancurkan sejumlah rumah di sekitar lokasi. Berikut, fakta-faktanya.

1. Viralnya Video Insiden Ledakan

Insiden itu, terekam CCTV di lokasi bongkar muat container dan mulanya, amera menyorot permukiman nelayan di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Pada pukul 14.45 WIT, terjadi ledakan dahsyat di area perkampungan. Kemudia, tampak jelas bunga api disusul kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit.

Selain itu, potongan video lainnya beredar di media sosial X, tampak sejumlah rumah warga terbuat dari kayu hancur berkeping-keping.

Warga tampak panik dan berusaha menyelamatkan warga yang tertimbun puing-puing.

Bahkan, tangis anak kecil juga pecah mencari keberadaan orang tuanya, dan bahkan, belakangan baru diketahui, sumber ledakan berasal dari bom Perang Dunia II.

2. Keterangan TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan sumber ledakan berasal dari bom sisa perang.

Menurutnya, bom Perang Dunia II masih mudah ditemukan di wilayah Biak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indikasi awal menunjukkan ledakan berasal dari bahan peledak peninggalan Perang Dunia II yang selama ini masih mudah ditemukan di sejumlah wilayah Biak," jelasnya.

Oleh karena itu, Kapendam XVII Cenderawasih meminta masyarakat untuk segera lapor kepada petugas jika menemukan benda-benda yang dicurigai sebagai bom.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Main Bola Bersama Bocah Papua, KDM Jadi Penjaga Gawang: Kalau Masuk Aku Kasih Rp200 Ribu

Main Bola Bersama Bocah Papua, KDM Jadi Penjaga Gawang: Kalau Masuk Aku Kasih Rp200 Ribu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi main bola bersama bocah Papua, KDM jadi penjaga gawang dan tantang anak-anak untuk menendang, yang masuk diberi Rp200 ribu.
Kontrak dengan Persib Selesai, Maung Bandung Gagal Terima Hadiah FIFA Atas Terpilihnya Frans Putros di Skuad Irak Piala Dunia?

Kontrak dengan Persib Selesai, Maung Bandung Gagal Terima Hadiah FIFA Atas Terpilihnya Frans Putros di Skuad Irak Piala Dunia?

Persib sendiri belum melepas Frans Putros maupun mengucapkan selamat atas pencapaiannya mewakili Irak di Piala Dunia 2026.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Penanganan kasus dugaan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Kabupaten Bantul memasuki babak baru. 
Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Tak ada Mees Hilgers dalam 23 pemain yang didaftarkan pada FIFA Matchday edisi Juni 2026, di mana Timnas Indonesia akan menjamu Oman dan Mozambik. 
Dedi Mulyadi Kagum dengan Kejujuran Bocah Papua, KDM: Mereka Tidak Ribut Urusan Uang

Dedi Mulyadi Kagum dengan Kejujuran Bocah Papua, KDM: Mereka Tidak Ribut Urusan Uang

Dedi Mulyadi kagum dengan kejujuran bocah Papua, menurutnya anak-anak Papua hebat dan tidak ribut masalah uang.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi salut dengan remaja penjual rempeyek di Sukajadi yang tumbuh tanpa ayah. Gubernur Jawa Barat itu borong dagangan dan janjikan tambahan tabungan Rp5 juta.
Selengkapnya

Viral