news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ledakan amunisi di Garut.
Sumber :
  • Istimewa

Siap-siap Panglima TNI Akan Dipanggil Komisi I DPR Terkait Ledakan Amunisi Garut

Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara terkait insiden ledakan amunisi kadaluwarsa milik TNI Angkatan Darat di Garut, Jawa Barat, yang memakan banyak korban jiwa
Kamis, 15 Mei 2025 - 19:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara terkait insiden ledakan amunisi kadaluwarsa milik TNI Angkatan Darat (AD) di Garut, Jawa Barat, yang memakan banyak korban jiwa.

Puan meminta Komisi I DPR RI segera memanggil Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan pejabat terkait untuk membahas peristiwa ini.

“Tentu saja nanti Komisi I harus bisa memanggil Panglima dan Komandan Resor Militer (Danrem) atau organ dan jajaran yang pada saat kejadian itu terlibat,” tegas Puan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2025).

Politisi PDIP itu meminta Panglima TNI dan jajaran menjelaskan kepada DPR mengapa ledakan itu memakan korban jiwa.

Puan Maharani di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

 

“Kenapa itu terjadi?” Kata Puan.

Lebih lanjut, Puan juga meminta Panglima TNI dan pejabat terkait untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut. 

Dia meminta kegiatan meledakkan amunisi kadaluwarsa tidak boleh memakan korban jiwa lagi di kemudian hari.

“Kemudian (Panglima TNI dan pejabat terkait) bertanggung jawab sehingga (tidak) terjadi kejadian seperti itu,” ujarnya.

Diketahui, ledakan ini terjadi di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025). 

Saat itu, Gupusmu III Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) sedang melakukan kegiatan pemusnahan amunisi kadaluwarsa yang telah menjadi program rutin.

Dalam ledakan susulan, sebanyak 13 orang dinyatakan meninggal dunia di tempat. 

Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan personel TNI AD, sementara sembilan lainnya adalah warga sipil yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Lahan yang digunakan dalam kegiatan pemusnahan tersebut merupakan aset milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Garut, yang selama ini secara rutin digunakan untuk kegiatan pemusnahan amunisi kadaluwarsa oleh TNI. (saa/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral