news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Istri Arya Daru Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Kasus Kematian Diplomat Kemlu RI Kini Sisakan Misteri: Kepala Terbungkus Lakban dan Kamar Terkunci.
Sumber :
  • Istimewa

Istri Arya Daru Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Kasus Kematian Diplomat Kemlu RI Kini Sisakan Misteri: Kepala Terbungkus Lakban dan Kamar Terkunci

Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arya Daru Pangayunan (39) yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan menyisakan duka dan tanda tanya
Jumat, 11 Juli 2025 - 10:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arya Daru Pangayunan (39) yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan menyisakan duka dan tanda tanya besar. 

Arya meninggalkan seorang istri Meta Ayu Puspitantri dan dua anak, masing-masing satu perempuan dan satu laki-laki.

Meta Ayu sang istri adalah sosok yang pertama kali curiga ketika Arya tidak memberi kabar ketika hari sudah pagi, padahal semalam mereka saling berkabar.

{{imageId:355112}} 

Ia lalu meminta penjaga indekos untuk memeriksa kamar suaminya. Kecurigaannya terbukti saat Arya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan kepala terlilit lakban. 

Sontak pada Selasa pagi (8/7/2025) kamar indekos di Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang misterius.

Meta Ayu Puspitantri ternyata bukan sosok biasa. Ia adalah putri dari Basu Swasta Dharmmesta Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Seperti Arya, Meta juga aktif di media sosial. Di akun Instagram-nya @puspitantri, ia menggambarkan dirinya sebagai penikmat seni amatir. 

Ia juga memiliki kanal YouTube bernama It’s Puspitantri, tempat ia mendokumentasikan kehidupan keluarganya sebagai bagian dari komunitas diplomatik di luar negeri.

Dari unggahan-unggahan tersebut, tampak kehidupan keluarga Arya dan Meta berjalan harmonis. 

Istri Arya Daru Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Kasus Kematian Diplomat Kemlu RI Kini Sisakan Misteri: Kepala Terbungkus Lakban dan Kamar Terkunci
Sumber :
  • Istimewa

 

Saat ini Meta tinggal di Yogyakarta bersama anak-anaknya dan tengah dirundung duka atas kepergian sang suami.

Kasus kematian Arya sendiri mulai terungkap setelah Meta yang berada di Yogyakarta, menghubungi penjaga kos untuk memeriksa kamar Arya yang tidak bisa dihubungi.

"Setelah dicek dan diketuk tidak dibuka, akhirnya kamar dibuka paksa. Di dalam ditemukan korban dalam kondisi sudah meninggal,” ujar Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi.

Polisi telah mengamankan sejumlah rekaman CCTV dan perangkat penyimpanan digital lainnya di lokasi kejadian. Rezha menyampaikan bahwa Meta dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta.

“Kerabatnya sudah ada di sini, istrinya masih perjalanan. Mungkin masih di pesawat,” ucapnya.

Saat ditemukan kondisi kamar terkunci dari dalam tanpa tanda-tanda kerusakan baik pada pintu maupun jendela. Hasil pemeriksaan awal juga belum menunjukkan adanya luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Belum dipastikan (pembunuhan), saya juga tidak bisa bilang bukan. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, tidak ada barang yang hilang. Kami masih selidiki,” kata Rezha.

CCTV menunjukkan bahwa Arya masih terlihat aktif pada malam sebelum ditemukan meninggal. Ia masih berkomunikasi dengan Meta pukul 21.00 WIB dan sempat menyapa penjaga kos pukul 22.15 WIB.

“Bahkan istri korban sendiri berhubungan terakhir di jam 21.00 WIB dan kini perjalanan dari Yogya dan sudah berangkat ke Jakarta untuk menemui kerabat dan jenazah korban,” tutur Rezha.

Tewas dengan Kepala Terlakban, CCTV Rekam Detik-detik Terakhir Diplomat Muda Kemenlu Lakukan....
Sumber :
  • Istimewa

 

Aktivitas terakhir Arya terekam pukul 23.30 WIB saat ia keluar kamar mengambil pesanan dari ojek online dan membuang bungkus makanan.

"Hanya korban keluar masuk tempat kos, pesan Gojek maupun buang makan setelah dia selesai makan di jam 23.30 WIB," tambah Rezha.

Tetangga korban Birvan mengungkap bahwa Arya sempat menjual mobilnya beberapa hari sebelum kematian dengan alasan hendak pindah ke China.

"Dia (ADP) barusan jual mobil. Dijual mobilnya, aku dapat info dari Pak Sis yang jaga kos. (Aku tanya) loh kenapa? Mau pindah ke China. Keluar negeri. Keluar negeri, mau pindah ke luar negeri," ungkap Birvan.

Menurut Birvan meski sering melihat Arya membersihkan mobil atau keluar mencari makan mereka jarang berbicara. 

Terakhir ia melihat Arya sedang bersepeda sekitar dua hingga tiga minggu lalu. Ia juga memperhatikan bahwa sandal Arya terus terlihat di depan kamar dalam beberapa waktu terakhir.

"Pernah terakhir ketemu waktu pas keluar, dia udah naik sepeda. Naik sepeda aja, mau keluar mungkin mau cari makanan atau apa," katanya.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi kabar duka ini. Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha mengatakan bahwa Arya merupakan diplomat muda yang menangani isu-isu perlindungan WNI.

"Selama ini beliau bertugas dalam menangani isu-isu perlindungan WNI," ujarnya.

Kemenlu menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Arya.

"Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak," tambah Judha.

Terkait penyelidikan, pihak Kemenlu menyerahkan sepenuhnya pada proses yang dijalankan kepolisian yang kini ditangani langsung oleh Polda Metro Jaya.

"Untuk hal-hal detail mengenai kasus ini, bisa ditanyakan ke pihak polisi. Kami tidak ingin berspekulasi, kita tunggu hasil penyelidikan dari pihak polisi," tutup Judha.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:12
00:56
05:03
04:27
01:43

Viral