- tim tvOne - Julio
Harapan Pedagang Plaza 2 Blok M Agar Kios yang Kosong Kembali Terisi Untuk Tarik Pengujung
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah kios di Plaza 2 Mall Blok M yang semula tutup kini kembali buka meski beberapa diantaranya masih tertutup rapat.
Namun, bukanya sejumlah kios tersebut tidak berdampak dengan para pengunjung yang datang. Terlihat beberapa pedagang hanya duduk santai sambil memainkan ponsel genggamnya.
Tutupnya kios-kios ini mulai terjadi beberapa bulan terakhir, meskipun pada awal tahun 2025 sempat terjadi lonjakan pengujung yang membuat para pedagang meraup keuntungan.
Namun kini hal itu tidak kembali terjadi, justru para pedagang merasa rugi dengan kondisi saat ini.
Seperti yang dirasakan oleh seorang penjual jam tangan bernama Guntur. Ia menyebut, bahwa tokonya mulai terasa sepi sejak para pengunjung tidak lagi memadati kawasan ini.
Ditambahkan, beberapa kios yang tutup imbas adanya kenaikan harga sewa, membuat dirinya semakin merana.
"Kalau pengunjung mulai dia (kios-kios tutup) udah sepi, karena pengunjung tidak datang. Kalau dulu waktu kios buka, kaya yang jualan makanan pas lagi rame pasti toko kita juga dilirik," katanya kepada tvOnenews, Rabu (10/9/2025).
Pria yang telah berjualan di kawasan ini sejak 30 tahun lalu ini juga berharap, kios-kios itu kembali buka.
Pasalnya, dengan bukanya para kios-kios tersebut, dapat membuka harapan kembali dirinya agar barang dagangannya itu dibeli para pengunjung.
"Berharapnya mereka (kios) kembali lagi, biar kita bisa ramai lagi disini, itu harapan kita," ucapnya.
Di sisi lain, ia mengaku akan tetap berada di tempatnya saat ini meskipun Gubernur Jakarta Pramono Anung akan merelokasi para pedagang ke Basement Blok M Hub.
"Saya punya sendiri disini, jadi saya ga sewa, yang di pindah yang sewa," ucapnya.
Diketahui, pedagang di Plaza 2 Blok M mulai menutup kiosnya, hal ini imbas dari kenaikan sewa harga.
Kenaikan tersebut membuat para pedagang mulai menjerit. Pramono pun segera mengambil langkah dan akan merelokasi para pedagang ke tempat yang lebih baik dan menggratiskan selama dua bulan.
"Kalau mereka mau menggunakan tempat ini, maka nanti selama dua bulan, Pak Dirut, kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini," katanya, Selasa (3/9). (aha/raa)