news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin..
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia

Cak Imin Buka Suara Soal OTT KPK Terhadap Kader PKB Gubernur Riau Abdul Wahid

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin buka suara soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap kadernya Gubernur Riau Abdul Wahid.
Selasa, 4 November 2025 - 19:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin angkat bicara perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kadernya Gubernur Riau Abdul Wahid.

Cak Imin mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu pernyataan dari KPK.

"Kita tunggu aja apa yang disampaikan KPK, kita menunggu saja," katanya, Selasa (4/11).

Di sisi lain, Cak Imin juga mengaku belum memberikan instruksi kepada seluruh kader PKB pasca OTT yang dilakukan terhadap Abdul Wahid.

Gubernur Riau Abdul Wahid (kanan) berjalan menuju ruang pemeriksaan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Sumber :
  • ANTARA

 

"Tentu kita lihat dulu, belum ada instruksi apapun," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK lakukan OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid pada Senin (3/11/2025). Dalam operasi senyap itu dikabarkan berlangsung pada pukul 13.00 WIB.

OTT kali ini berkaitan dengan dugaan praktik korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.

Namun, ia belum dapat membeberkan detail perkara maupun instansi spesifik yang disasar.

“Terkait dengan perkaranya, di bidang apa, kemudian konstruksinya seperti apa, itu nanti kami akan jelaskan karena ini memang sedang berjalan di lapangan,” ujarnya.

Update Terbaru dari KPK

KPK memberikan update soal kasus OTT yang dilakukan terhadap Abdul Wahid. 

Melalui jubirnya, Budi Prasetyo mengungkapkan, bahwa saat ini masih menghitung uang yang diamankan dari OTT tersebut.

"Nanti termasuk itu ya, ini sedang kami hitung juga (nominal uang yang diamankan)," beber Budi kepada wartawan, Selasa (4/11).

Ia menjelaskan, ada 9 orang yang akan dibawa ke gedung KPK, Jakarta. 

Mereka akan dibawa dalam dua kloter berbeda, yakni tiga orang termasuk Abdul telah tiba pagi ini, kemudian sisanya akan datang pada sore hari. (aha/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral