News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warganet Kulik Mertua Dwi Sasetyaningtyas Buntut Pamer Paspor Inggris, Diduga Eks Pejabat Kementan Pernah Terseret Pemeriksaan KPK

Di tengah kritik yang menguat, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun media sosialnya.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:31 WIB
Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik yang menyeret nama Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas terus bergulir. Setelah videonya soal sang anak yang menjadi WNA Inggris menuai kritik tajam, perhatian publik kini melebar ke suami hingga sosok mertuanya yang belakangan ikut diperbincangkan di media sosial.

Awal Mula Viral dan Hujatan Netizen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus bermula dari unggahan video Dwi Sasetyaningtyas yang memperlihatkan anaknya memperoleh kewarganegaraan Inggris. Ia terlihat memamerkan dokumen dan paspor sang anak yang resmi menjadi WNA Inggris

Dalam video tersebut, Dwi Sasetyaningtyas mengucapkan pernyataan yang kemudian dianggap kontroversial oleh warganet karena dinilai merendahkan status sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Potongan video itu cepat menyebar di media sosial. Sejumlah warganet menyayangkan pernyataan tersebut, terlebih Dwi Sasetyaningtyas diketahui merupakan alumni penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), program beasiswa yang dibiayai negara.

Beberapa komentar di media sosial mempertanyakan sikap nasionalisme Dwi Sasetyaningtyas. 

“Dibiayai negara, tapi ucapannya seperti tidak bangga jadi WNI," ujar seorang netizen. Komentar serupa bermunculan dan membuat nama Dwi Sasetyaningtyas menjadi trending di sejumlah media sosial.

Di tengah kritik yang menguat, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun media sosialnya.

“Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia yang merasa tersinggung,” tulis Dwi Sasetyaningtyas

Ia menegaskan tidak memiliki niat merendahkan Indonesia dan menyebut ucapannya merupakan ekspresi emosional sebagai orang tua.

Nasib Suami di Ujung Tanduk

Sorotan publik kemudian mengarah pada suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro, yang diketahui juga merupakan penerima beasiswa LPDP. Berbeda dengan Dwi yang disebut telah menyelesaikan kewajiban studinya, sang suami dikabarkan masih terikat kontrak beasiswa.

Dalam perjanjian LPDP, setiap penerima wajib menyelesaikan studi dan menjalani masa kontribusi di Indonesia. Jika terjadi pelanggaran kontrak, terdapat sanksi administratif hingga kewajiban pengembalian dana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

LPDP dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa setiap awardee terikat aturan yang jelas.

“Setiap awardee terikat perjanjian yang memiliki konsekuensi hukum. Jika ditemukan pelanggaran kontrak, mekanisme pengembalian dana akan mengikuti ketentuan yang berlaku,” tulis LPDP.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

KAI Wisata terus memperkuat eksistensinya di Medan melalui pengembangan lini bisnis strategis, yakni pengelolaan Rail Transit Hotel Medan yang beroperasional
Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Peluang Megawati Hangestri kembali ke V-League kembali mencuat, setelah bintang voli Indonesia itu dikabarkan berubah pikiran dalam beberapa hari terakhir.
Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Bermain di Ningbo Olympic Sports Centre, China, pada Jumat (10/4/2026), siang WIB, Jonatan Christie kalah dua game langsung 21-23 dan 17-21.
Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Jakarta Electric PLN Mobile berada di peringkat ketiga, sementara Popsivo Polwan masih terpuruk di dasar klasemen. Selisih posisi tersebut menjadikan laga ini sebagai momentum
Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.
Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ungkap kabar buruk jelang pertandingan krusial pekan ke-27 Super League 2025-2026 melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral