news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bripda Waldi diduga membunuh Dosen Cantik di Bungo, Jambi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ istimewa

Ternyata Hal Ini yang Bikin Bripda Waldi Naik Pitam dan Habisi Nyawa Dosen Jambi Kekasih Hatinya, Polisi: Saat Keduanya Berada di Kamar...

Polisi ungkap alasan Bripda Waldi (22) naik pitam dan gelap mata hingga melakukan pembunuhan terhadap dosen di Jambi, Erni Yuniati (37). Sebelum kejadian..
Rabu, 5 November 2025 - 05:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pembunuhan dosen Institut Administrasi dan Kesehatan (IAKSS) Setih Setio, Muara Bungo, Erni Yuniati (37) perlahan terungkap setelah pengakuan muncul dari Bripda Waldi (22).

Diketahui, Bripda Waldi dan Erni adalah sepasang kekasih yang telah menjalin hubungan sejak April 2025 lalu.

Namun, kisah cinta yang terpaut usia jauh ini berakhir tragis. Bripda Waldi tega menghabisi nyawa dosen wanita tersebut.

Dosen cantik IAKSS Muara Bungo Jambi, Erni Yuniarti & Oknum polisi, Bripda Waldi
Sumber :
  • Kolase TikTok/@via.bimo & Istimewa

 

Mulanya, Bripda Waldi sempat mencoba berkelit. Ia bahkan berusaha menutupi aksi kejinya dengan menjual barang berharga milik perempuan 37 tahun itu.

Mobil, motor, perhiasan, dan handphone dibawa kabur setelah ia tega menghabisi nyawa kekasih hatinya itu.

Menurut polisi, oknum Polres Tebo, Jambi itu berencana menjual barang-barang tersebut dan menghilangkan jejak pembunuhan yang telah dilakukannya.

Namun, rencana jahat itu tidak berhasil karena pihak kepolisian lebih cepat mengamankan Bripda Waldi.

Adapun jasad dosen wanita itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh seorang saksi yang juga tetangga.

Erni ditemukan dengan kondisi terbujur kaku, bagian wajah tertutupi bantal serta kakinya ditutupi selimut.

Semakin mirisnya, perempuan 37 tahun itu ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam.

Kronologi Pembunuhan Dosen di Jambi

Potrret dosen IAKSS Muara Bungo Jambi Erni Yuniarti
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Kapolres Bungo, Natalena Eko Cahyono mengatakan mulanya keduanya memang merencanakan untuk bertemu.

Malam hari sekitar pukul 23.30, mereka selesai membeli makan dan masuk ke kediaman sang dosen wanita.

"Antara pelaku dan korban itu memasuki rumah korban," kata Natalena.

Namun, saat itu cekcok masih belum terjadi. Sampai akhirnya, sekitar setengah 3 pagi, suasana memanas hingga Bripda Waldi gelap mata.

Sang dosen pun akhirnya dibunuh oleh polisi muda itu karena merasa sakit hati.

Pengakuan Bripda Waldi

Bripda Waldi digiring polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne/Darlianto

 

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus pembunuhan dosen di Jambi tersebut.

Bripda Waldi pun sudah diamankan untuk diperiksa dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sejauh ini, belum bisa dipastikan sepenuhnya motif pembunuhan tersebut. Namun, pihak kepolisian sudah menemukan sejumlah petunjuk.

Pertama, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati dari polisi muda itu hingga akhirnya ia gelap mata dan menghabisi nyawa sang dosen.

"Motifnya adalah rasa sakit hati akibat penghinaan dan ejekan korban terhadap pelaku dengan kalimat kasar yang terjadi saat keduanya berada di kamar," kata Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ilham.

Selain itu, polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku mengaku memiliki utang terhadap korban hingga akhirnya tega melakukan pembunuhan. (iwh)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
04:31
00:50
01:18
04:54
01:29

Viral