- Dok.BNPB
Polda Riau Kerahkan 390 Personel dan K9 untuk Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang di Agam
Data Korban Terus Bertambah
Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat 85 korban ditemukan, baik selamat maupun dalam kondisi meninggal dunia akibat banjir bandang, tanah longsor, dan limpasan air dari wilayah hulu. Sementara itu, 78 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan masuk dalam daftar pencarian.
Bencana ini melanda sejumlah kecamatan seperti Palembayan, Tanjung Raya, Malalak, dan Matur. Kondisi geografis perbukitan dan curah hujan tinggi disebut menjadi pemicu longsor yang kemudian memicu banjir bandang besar.
Penanganan Berkelanjutan
Proses evakuasi diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari hingga akses darat terbuka dan semua korban ditemukan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memfokuskan upaya pada fase tanggap darurat sebelum beralih ke rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Misi utama saat ini adalah menemukan semua korban dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar,” tegas Kapolda Riau.
Banjir bandang di Agam menjadi salah satu bencana terbesar yang terjadi di Sumatera Barat pada tahun ini, dengan dampak signifikan baik pada warga, infrastruktur, hingga akses ekonomi lokal. (ant/nsp)