news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sumber :
  • ANTARA

Trump Klaim AS Luncurkan Serangan Mematikan ke ISIS di Nigeria, Dilakukan Tepat Hari Natal

Trump klaim AS luncurkan serangan mematikan ke ISIS di Nigeria atas permintaan pemerintah setempat, AFRICOM dan Pentagon beri sinyal langkah lanjutan.
Jumat, 26 Desember 2025 - 10:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim militer AS telah melancarkan serangan mematikan terhadap kelompok teroris ISIS di wilayah barat laut Nigeria. Operasi tersebut disebut dilakukan atas perintah langsung Trump sebagai panglima tertinggi militer Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (25/12/2025). Ia menegaskan bahwa serangan tersebut menyasar kelompok ISIS yang dituding bertanggung jawab atas pembunuhan brutal terhadap warga sipil, terutama umat Kristen, di Nigeria.

“Malam ini, atas arahan saya sebagai Panglima Tertinggi, Amerika Serikat melancarkan serangan yang kuat dan mematikan terhadap teroris ISIS di Nigeria barat laut, yang telah menargetkan dan membunuh secara kejam, terutama orang Kristen yang tidak bersalah,” tulis Trump.

Trump menyebut aksi kekerasan yang dilakukan ISIS di Nigeria telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan dan terjadi dalam skala besar selama bertahun-tahun. Menurutnya, serangan militer AS merupakan bentuk respons tegas untuk menghentikan aksi terorisme yang terus berulang di kawasan tersebut.

AFRICOM: Serangan Atas Permintaan Pemerintah Nigeria

Komando Afrika Amerika Serikat atau AFRICOM membenarkan adanya operasi militer tersebut. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui platform X, AFRICOM menyebut serangan dilakukan atas permintaan langsung pemerintah Nigeria.

“AFRICOM melaksanakan serangan atas permintaan otoritas Nigeria di Negara Bagian Sokoto yang menewaskan sejumlah teroris ISIS,” tulis AFRICOM.

AFRICOM menegaskan bahwa operasi ini mencerminkan komitmen Amerika Serikat dalam memerangi terorisme global serta melindungi warga sipil dari ancaman ekstremisme bersenjata.

“Serangan mematikan terhadap ISIS menunjukkan kekuatan militer kami dan komitmen kami untuk menghilangkan ancaman terorisme, baik di dalam maupun di luar negeri,” lanjut pernyataan tersebut.

Meski demikian, AFRICOM tidak merinci jumlah korban tewas maupun jenis persenjataan yang digunakan dalam operasi tersebut.

Pentagon Isyaratkan Langkah Lanjutan

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth turut mengonfirmasi operasi tersebut dan memberi sinyal akan adanya langkah lanjutan dari Washington. Namun, ia tidak mengungkapkan secara detail bentuk tindakan berikutnya.

Melalui akun X miliknya, Hegseth menyebut Presiden Trump sebelumnya telah menegaskan bahwa pembunuhan terhadap umat Kristen di Nigeria dan wilayah lain harus segera dihentikan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
08:52
02:17
01:33
04:51
06:10

Viral